Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Belum Ada Geliat Ekonomi di Taman Budaya Cepu

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 8 Januari 2025 | 21:15 WIB
SEPI: Suasana Taman Budaya Cepu tampak sepi dan belum terlihat ada geliat ekonomi warga. Padahal taman tersebut diproyeksikan sebagai magnet untuk kawasan Cepu. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
SEPI: Suasana Taman Budaya Cepu tampak sepi dan belum terlihat ada geliat ekonomi warga. Padahal taman tersebut diproyeksikan sebagai magnet untuk kawasan Cepu. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Selama satu tahun lalu, Taman Budaya Cepu tak tersentuh. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar itu tampak lengang. Tidak ada aktivitas yang menggerakkan ekonomi warga.

Padahal taman dibangun untuk mendukung konsep kawasan Cepu Raya guna menarik magnet perekonomian kawasan. Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora M. Arif Hidayat mengungkapkan, bahwa tahun 2024 tidak ada pengembangan taman, begitu juga tahun ini.

’’Belum ada pembahasan lebih lanjut dari penyusunan anggaran tahun ini,” ungkapnya kemarin (7/1). Saat ini, Taman Budaya Cepu masih di menjadi tanggung jawab DPUPR. Tanggung jawab rekanan sudah selesai.

Menurutnya, ke depan perlu ada koordinasi terkait progres lanjutan pengembangan taman. Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan ditugaskan untuk mengelola lanjutan pengembangan.

’’Apakah nanti masih berada di kewenangan PU atau ke Disporabudpar, itu nanti masih diperlukan koordinasi lanjutan,” imbuhnya. Arif mengatakan, memang pada awal pembangunan taman yang berada di jalan by pass Cepu itu akan diproyeksikan sebagai magnet penarik ekonomi di kawasan Cepu.

Rencana sebelumnya juga bakal ada seperti pendapa bupati, tempat ibadah, ruang pertemuan, dan sarana penunjang lainnya. ’’Namun, karena ada pembangunan lain yang menjadi prioritas pemkab, untuk lanjutan pengembangan belum dianggarkan,” tegasnya.

Terkait detail engineering design (DED) untuk masterplan kawasan Taman Budaya Cepu diperkirakan akan menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah. ’’Jika masterplan (kawasan Taman Budaya Cepu) itu terealisasi, maka anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 113 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya hanya bisa melakukan perawatan dan pembersihan rumput yang mulai tinggi di kawasan taman. ’’Kami berencana memangkas rumput yang sudah mulai tinggi, apalagi saat ini musim hujan,” tutupnya.

Diketahui, Taman Budaya Cepu dibangun Juli 2023 hingga 2 November 2023. Namun, pengerjaan molor hingga Desember. Beberapa protes sempat dilayangkan terkait kualitas bangunan oleh lembaga swadaya masyarakat. Sepanjang 2024 lalu, taman budaya itu terlupakan. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#opd bantu kebakaran #ded #Aktivitas #cepu #Anggaran #Taman Budaya Cepu #DPUPR Blora #Ekonomi #disporabudpar #taman #Proyek #Cepu Raya #Masterplan #blora #DPUPR #Koordinasi Antar-Stakeholder #taman budaya