Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Sapi Merangkak Naik

Hakam Alghivari • Kamis, 16 Mei 2024 | 23:30 WIB
Stok Hewan Ternak di Lamongan Menyambut Kurban
Stok Hewan Ternak di Lamongan Menyambut Kurban

LAMONGAN, Radar Lamongan - Jelang Hari Raya Idul Adha, harga hewan ternak merangkak naik. Terutama sapi yang terpantau mengalami kenaikan cukup signifikan. Suparto, salah satu peternak di Lamongan menuturkan, untuk harga sapi jelang Idul Adha mengalami kenaikan antara Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per ekor.

Kenaikannya disebabkan oleh minimnya peternak yang memelihara sapi, karena adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dan LSD. Sehingga harga tahun ini kenaikannya cukup banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

‘’Kalau permintaan ada kenaikan trennya tapi belum signifikan, untuk harga masih berpotensi naik lagi,” terang Suparto.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, Shofiah Nurhayati menjelaskan, kenaikan harga hewan ternak dipengaruhi kebutuhan di pasar. Ketika kebutuhan tinggi, maka harga juga ikut naik.

‘’Kalau masalah harga antara pembeli dan penjual sudah terjalin kesepakatan, dinas hanya membantu memastikan kesehatan ternak dan ketersediaannya,” ujarnya.

Untuk kenaikan harga ini mempertimbangkan berat dari sapi, jenis, dan biaya perawatannya. Shofi memastikan, stok hewan kurban di Lamongan aman. Terdapat 110 titik lokasi penjualan, dengan stok sapi mencapai 8.074 ekor jantan dewasa. Jumlah ini diprediksi cukup untuk memenuhi kebutuhan pembeli lokal hingga luar kota.

Sebab tahun lalu jumlah kebutuhan Lamongan sekitar 4.835 ekor sapi, yang sisanya bisa dijual ke kabupaten tetangga. Sedangkan, stok kambing jantan 15 ribu lebih, kebutuhan tahun lalu 14 ribuan. Untuk stok domba 11 ribu ekor, tahun lalu kebutuhannya 4.400 ekor.

‘’Biasanya kalau kambing ini dua minggu jelang hari raya (kurban, Red) kebutuhannya tinggi, harganya baru mulai naik. Kalau sapi sudah mulai naik dari sekarang karena belinya lebih awal dan dititipkan,” terangnya. (rka/ind)

Editor : Hakam Alghivari
#peternak #harga naik #Sapi #signifikan #hari raya idul adha #lamongan #indul adha