Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Berkat Banyak Event di Kota Sate, Pendapatan Pajak Hotel Blora Tahun 2023 Tembus Rp 1,14 Miliar

Hakam Alghivari • Jumat, 5 Januari 2024 | 00:55 WIB

SURPLUS: Berkat banyaknya event pada 2023, pendapatan daerah dari sektor pajak hotel alami surplus. Okupansi hotel bisa terpenuhi.
SURPLUS: Berkat banyaknya event pada 2023, pendapatan daerah dari sektor pajak hotel alami surplus. Okupansi hotel bisa terpenuhi.
BLORA, Radar Bojonegoro - Pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak hotel pada 2023 tembus Rp 1,14 miliar. Jumlah tersebut melebihi angka yang ditargetkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.

Kepala Bidang (Kabid) Penagihan dan Pengendalian Pendapatan Daerah Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora Tulus Prasetyo mengungkapkan, pendapatan sektor pajak hotel pada akhir tahun cukup bagus.

Sebab, terjadi surplus perolehan pajak sekitar Rp 361 juta dari yang ditargetkan. Target tahun lalu dipasang Rp 780 juta.

"Hingga akhir tahun lalu terus bertambah menjadi Rp 1,14 miliar lebih,” ujarnya.

Tulus mengatakan, pertumbuhan perolehan pajak sektor penginapan tahun lalu dipicu mobilitas masyarakat terutama banyak warga dari luar daerah yang datang di Kota Sate tersebut.

Seperti event yang kerap diadakan pemkab dan berbagai instansi yang digandeng membuat kegiatan. Pemicunya karena banyak event di tahun lalu ya. Seperti Porprov, SCTV, dan yang lainnya,” ucapnya.

Ia mendata, setidaknya pada dua event seperti SCTV dan Porprov Jateng 2023 diketahui beberapa hotel terpenuhi okupansinya. Rerata banyak yang penuh. Sehingga berimbas pada pendapatan pajak hotel. Dari pendapatan itu pajaknya mengalir ke kas daerah,” terangnya.

Tulus memaparkan, sumbangsih pajak hotel masih didominasi hotel di Kecamatan Cepu. Sebab, secara jumlah, hotel di Cepu terbanyak dibanding kecamatan lain.

Namun, tahun ini hotel di kecamatan kota tercatat cukup bagus okupansinya. Yang pasti karena Cepu hotelnya terbanyak. Sehingga pendapatan pajak hotel juga terbanyak. Disusul hotel-hotel kecamatan lain,” terangnya.

Tercatat ada empat kecamatan yang berdiri hotel. Yakni, Kecamatan Cepu, Blora, Jepon, dan Todanan. Pada perhitungan Oktober lalu, hotel di Cepu telah menyumbang Rp 498 juta. Disusul hotel di Kecamatan Blora terkumpul Rp 226 juta pada Oktober lalu. (luk/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Pajak #Event #provinsi #nasional #blora #okupansi #hotel