Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Pencatutan PWI oleh Oknum Wartawan Harus Ditindak Tegas

M. Nurkhozim • Sabtu, 20 Desember 2025 | 05:52 WIB
KETUA PWI JATIM : Lutfil Hakim atau yang akrab disapa Cak Item.
KETUA PWI JATIM : Lutfil Hakim atau yang akrab disapa Cak Item.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur (Jatim) berharap kasus pencatutan nama PWI oleh oknum wartawan benar-benar diproses oleh pihak kepolisian. Sebab, hal itu sudah merusak marwah wartawan.

"Tangkap aja, merusak marwah profesi wartawan," kata Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim.

Pria yang akrab disapa Cak Item itu berharap pihak kepolisian serius menangani kasusu ini. Sebab, tindakan premanisme yang dibungkus atribut media dan wartawan oleh oknum tersebut sudah memperburuk citra wartawan profesional.

"Itu preman berkedok media, ringkus saja Pak Polisi, sudah meresahkan," tuturnya.

Cak Item meminta masyarakat maupun instansi pemerintahan dan swasta untuk lebih selektif dan berani melakukan klarifikasi jika didatangi oleh orang yang mengaku dirinya sebagai wartawan. Sehingga, bisa membedakan mana wartawan anggota PWI yang benar dan mana yang hanya mengaku-ngaku wartawan anggota PWI.

"Tanyain aja identitas lengkapnya, baik media atau orangnya sudah terdaftar di Dewan Pers atau belum," pungkas Cak Item.

Kasus ini bermula dari seorang kepala desa di Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro yang mengadu bahwa ia telah didatangi wartawan. Kedatangan wartawan itu meminta sumbangan yang mengatasnamakan untuk kegiatan PWI. Sontak, hal itu membuat PWI Bojonegoro marah karena wartawan yang bersangkutan bukan anggota PWI.

Ketua dan para anggota PWI Bojonegoro kemudian melaporkan hal itu ke Polres Bojonegoro. Sebab, sudah mencatut nama PWI dan merusak citra PWI sebagai organisasi wartawan profesional.(zim)

Editor : M. Nurkhozim
#pwi jatim