Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Dua Tahun Terakhir, Indeks KUB Bojonegoro Meningkat

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 20 Desember 2024 | 17:15 WIB
SAMPAIKAN MATERI: Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto menyampaikan materi tentang kerukunan umat beragama dalam Seminar Pemuda Lintas Agama di MCM kemarin (19/12).  (YUAN EDO/RADAR B
SAMPAIKAN MATERI: Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto menyampaikan materi tentang kerukunan umat beragama dalam Seminar Pemuda Lintas Agama di MCM kemarin (19/12). (YUAN EDO/RADAR B

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Indeks kerukunan umat beragama (KUB) di Kabupaten Bojonegoro meningkat dalam dua tahun terakhir. Lebih tinggi dibanding indeks KUB nasional.

Masyarakat dan pemerintah dipacu untuk memertahankan dan menjaga. ‘’Kekayaan yang dimiliki daerah Bojonegoro banyak, di antaranya banyak agama,’’ tutur Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto saat menjadi Narasumber Seminar Pemuda Lintas Agama kemarin (19/12).

Dia menjelaskan, indeks KUB Bojonegoro pada 2021  di angka 78,69 persen dan mengalami peningkatan di 2022 menjadi 80,55 persen. Kemudian, pada 2023 menjadi 81,7 persen.

Sedangkan, indeks KUB nasional dari 2021-2024 berurut-turut di angka 72,39 persen; 73,09 persen; 76,02 persen; dan 76,47 persen. ‘’Indeks KUB Bojonegoro lebih tinggi dibanding nasional. Ini menjadi modal dasar pembangunan,’’ tegasnya dalam acara di MCM Bojonegoro itu.

Selain itu, KUB juga menjadi dasar stabilitas daerah. Terlebih ditambah kekayaan sumber daya alam Bojonegoro. Modal pembangunan yang bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Namun, pria asal Kabupaten Lamongan itu, juga menekankan aspek menjaga kerukunan. ‘’Setelah tahu budaya dan agama apa yang harus dilakukan adalah memetakan tantangan. Salah satunya mewaspadai perkembangan digital," tuturnya.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Teguh Wibowo menambahkan, pentingnya menjaga kerukunan umat beragama untuk pembangunan daerah. Jika seluruh agama berdampingan guyub rukun, bisa mewujudkan kesejahteraan. ‘’Pemuda didorong memiliki inovasi menggerakkan Bojonegoro ke depan,’’ tandasnya.

Menurutnya, pembangunan disesuaikan potensi. Jika Bali atau wilayah lainnya menonjolkan pantai sampai gunung, Bojonegoro bisa memanfaatkan Bengawan Solo. Juga, tetap harus menjaga kelestarian lingkungan.

‘’Sumber daya yang ada cukup besar. Harapannya pemuda ke depan tidak hanya mendapat cerita. Salah satunya diantisipasi dengan Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Dana Abadi. Semoga bisa terealisasi tahun ini,’’ harapnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#MCM #Budaya #bengawan solo #raperda #umat beragama #Indeks KUB #kub #agama #pemkab bojonegoro #kekayaan #bojonegoro #kerukunan umat beragama #lamongan #dana abadi #guyub rukun #kerukunan #jawa pos radar bojonegoro