Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Dolokgede: Desa Mandiri dengan Potensi Berlimpah

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 27 Oktober 2024 | 20:46 WIB
MANDIRI: Sport Center di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo menjadi daya tarik tersendiri. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
MANDIRI: Sport Center di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo menjadi daya tarik tersendiri. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dolokgede, sebuah desa terletak di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro dikenal memiliki berbagai potensi unggulan yang terus dikembangkan oleh pemerintah desa di bawah kepemimpinan Nunuk Sri Rahayu.

Melalui berbagai program, Dolokgede kini mulai menonjol sebagai desa yang mandiri dan inovatif, dengan visi jangka panjang menjadikannya pusat wisata edukasi. Salah satu sektor utama yang menjadi andalan desa ini adalah pertanian. Dengan lahan yang cukup luas, pertanian di Dolokgede terbagi menjadi dua musim tanam.

’’Saat musim hujan, kami menanam padi hingga dua kali dalam setahun, berkat adanya saluran irigasi yang baik,” ungkap Nunuk. Namun, di musim kemarau, lahan tersebut lebih optimal digunakan untuk tanaman lain seperti cabai, jagung, dan tembakau. Tembakau menjadi salah satu komoditas unggulan, dengan kualitas super yang menghasilkan rendemen yang baik.

Selain sektor pertanian, Dolokgede juga memiliki berbagai kerajinan yang menjadi sumber ekonomi kreatif warga desa. Beberapa produk kerajinan yang dihasilkan antara lain batik, tas dari bahan daur ulang sampah, hingga tusuk sate dan sangkar burung yang terbuat dari bambu.

Kerajinan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dipasarkan ke luar desa, membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Dari sisi pariwisata, Dolokgede memiliki berbagai destinasi wisata buatan yang menarik. Sport Center desa yang lengkap dengan GOR, lapangan sepak bola berstandar nasional, kolam renang, dan fasilitas olahraga lainnya menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Namun, visi besar Desa Dolokgede adalah menjadi pusat wisata edukasi. ’’Kami mengembangkan wisata edukasi yang mencakup berbagai bidang seperti peternakan sapi, ayam petelur, batik, karawitan, dan tari,” ujar Nunuk.

Desa ini juga mengelola pelatihan untuk UMKM, bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), serta menghadirkan berbagai program edukatif lainnya. Peran pemerintah desa sebagai penggerak utama dalam memaksimalkan potensi desa sangat besar. Berbagai program didukung melalui alokasi dana dalam APBDes.

Selain itu, pemerintah desa juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak eksternal untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memaksimalkan potensi yang ada. Dalam rangka memberdayakan masyarakat, pemerintah desa juga telah lama mengadakan berbagai pelatihan.

Pelatihan yang diberikan meliputi keterampilan menjahit, membatik, memasak, hingga membuat telur asin. ’’Kami bahkan memberikan bebek kepada masyarakat sebagai bagian dari pelatihan telur asin,” tambah Nunuk. Selain itu, pendampingan dalam hal perizinan dan masalah finansial juga dilakukan untuk kelompok pedagang kreatif.

Kegiatan pengembangan potensi lokal di Dolokgede juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda. Pemuda Dolokgede terlibat dalam hampir setiap kegiatan yang diadakan di desa, baik sebagai panitia maupun pemberi ide kreatif.

’’Partisipasi pemuda sangat penting, dan kami selalu melibatkan mereka dalam setiap kegiatan desa,” kata Nunuk. Karang Taruna, organisasi kepemudaan di desa, juga menjadi ujung tombak dalam mengembangkan potensi desa.

Namun, tantangan yang dihadapi dalam pengembangan potensi desa tidaklah mudah. Keterbatasan anggaran sering menjadi kendala utama dalam merealisasikan berbagai program yang direncanakan.

Meskipun begitu, semangat untuk memajukan desa tetap tinggi, dan berbagai upaya terus dilakukan agar Dolokgede dapat mencapai visi besar menjadi desa mandiri dan berdikari. Dengan potensi yang melimpah di berbagai sektor pertanian, kerajinan, pariwisata, dan seni budaya.

Dolokgede optimistis dapat menjadi contoh desa yang mandiri. Harapan besar Nunuk Sri Rahayu adalah agar masyarakat Dolokgede semakin makmur dan mandiri, serta mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang ada. ’’Kami ingin Dolokgede menjadi percontohan sebagai desa edukasi di berbagai sektor,” pungkasnya. (fra/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pariwisata #tambakrejo #umkm #Dolokgede #Ekonomi #padi #Kemarau #gor #Inovatif #sport center #kerajinan #Potensi #BLKK #APBDes