Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Terpasang Pompa Air, Warga Kabupaten Blora Ini Masih Antre Air Sendang

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 3 September 2024 | 19:30 WIB
ANTRE: Setiap hari warga Desa Jurangrejo, Kecamatan Bogorejo antre ambil air di sendang saat kemarau melanda. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
ANTRE: Setiap hari warga Desa Jurangrejo, Kecamatan Bogorejo antre ambil air di sendang saat kemarau melanda. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

BLORA, Radar Bojonegoro - Walaupun sudah terpasang pompa air, warga Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo masih ngangsu air di sendang saat musim kemarau melanda. Krisis air bersih pada musim kemarau tahun ini di Desa Jurangjero diklaim lebih ringan dibandingkan sebelum adanya bantuan pompa air.

Seperti menjadi kegiatan tahunan saat musim kemarau tiba. Setiap pagi, siang, sore, warga mengantre untuk mengambil air dari sendang yang hanya keluar air dari sumber sedikit demi sedikit.

Kepala Desa (Kades) Jurangjero Suwoto mengungkapkan, musim kemarau tahun ini sendang Jurangjero sudah dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sebab, air yang biasanya langsung mengalir ke rumah-rumah warga saat musim kemarau ini sudah macet. 

Selain itu, warga juga banyak yang memanfaatkannya untuk minuman ternak. ’’Warga yang ngangsu air dari sendang, lebih banyak untuk memberi minum ternak, karena di sini banyak ternak yang dimiliki warga,” ujarnya, Minggu (1/ 9).

Suwoto mengungkapkan, bantuan pompa air dari kementerian tahun lalu saat ini sudah dimanfaatkan warga Dukuh Kembang. Pihaknya tidak bisa memungkiri apabila masih butuh air saat musim kemarau untuk kebutuhan air bersih, sekaligus minum ternak warga.

’’Untuk pompa bantuan itu sudah berfungsi, ada sekitar 400 warga Dukuh Kembangan yang memanfaatkannya,” katanya. Terkait krisis air dan kebutuhan air bersih saat musim kemarau, menurutnya beban warga tahun ini lebih ringan dibanding tahun sebelumnya.

Dengan bantuan pompa yang diberikan, cukup membantu suplai air dari warga. ’’Memang masih membutuhkan dropping, tapi untuk tahun ini belum. Biasanya awal kemarau sudah mengajukan bantuan ke pemkab, untuk tahun ini belum,” jelasnya.

Pihaknya masih berjaga-jaga bila musim kemarau panjang seperti tahun lalu. ’’Perkiraan musim kemarau panjang seperti tahun lalu, kami antisipasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Mulyowati saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Minggu (1/9) belum memberikan jawaban terkait mitugasi kekeringan yang melanda desa-desa. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kecamatan #Desa #Jurangjero #pompa air #Bogorejo #Kalak #krisis air #Musim Kemarau #Ngangsu Air #bpbd #kades #blora