CEPU, Radar Bojonegoro - Penanganan longsor yang mengakibatkan putusnya jalan di Desa Gadon, Kecamatan Cepu rampung dikerjakan. Ke depannya, perbaikan jalan sepanjang 50 meter itu bakal diserahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Namun, masih menunggu Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2024.
Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Surat mengatakan, dalam penanganan bencana longsor ini ada dua pihak yang bertanggung jawab.
Yakni, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo memperbaiki dinding sungai dan DPUPR Bidang Bina Marga memperbaiki jalan yang terputus. Karena posisi jalan kabupaten ini terputus. Serta, ada di pinggiran sungai Bengawan Solo, sehingga harus kolaborasi dengan BBWS Bengawan Solo,” ucapnya.
Lalu, Kabid Bina Marga DPUPR Blora Danang Adiamintara mengatakan, terkait kontruksi perbaikan jalan nantinya paling cepat menggunakan aspal. Anggarannya nanti menunggu P-APBD 2024. Sekaligus menunggu tanah timbunannya padat terlebih dahulu,” ucapnya.
Ia mengatakan, jalan kabupaten itu terpaksa dibongkar atas beberapa alasan. Terputus setelah bencana longsor, penyangga jalan hilang, dan mempermudah akses turun alat berat.
Kedalaman jalan yang dibongkar itu sekitar empat meter. Jadi, setelah penanganan longsor selesai, kami akan berkoordinasi dengan pihak desa setempat agar jalan bisa dilewati,” tuturnya. (hul/bgs)
Editor : Hakam Alghivari