Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Blora Gencar Vaksinasi Hewan Ternak untuk Mencegah Adanya Penyakit Hewan

Hakam Alghivari • Senin, 27 Mei 2024 | 21:20 WIB
HEWAN KURBAN: Petugas DP 4 melakukan pengecekan ternak sapi menjelang Idul Adha.
HEWAN KURBAN: Petugas DP 4 melakukan pengecekan ternak sapi menjelang Idul Adha.

 BLORA,Radar Bojonegoro - Vaksinasi hewan ternak di Blora terus digencarkan. Itu dilakukan untuk mencegah adanya penyakit hewan ternak menjelang Idul Adhaa. Stok vaksin pun menjadi perhatian serius.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP 4) Blora Rasmi yana menyatakan, intensitas lalu lintas keluar masuk he wan ternak di Kota Sate me ningkat menjelang Idul Adha. Salah satu syarat yang ha rus dipenuhi peternak saat pe ngiriman ternak ke luar dae rah adalah harus dalam kon disi sehat dan telah divak sin.

’’Harus sudah vaksin sebelum ternak dikirim,” terangnya.

Jumlah vaksin ternak dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sebanyak 30.000 dosis. Sedangkan hewan yang sudah divaksin sejak April lalu sebanyak 27.000 ekor. Dengan demikian, vaksin yang tersisa tinggal 3.000 dosis.

’’Sampai saat ini belum ada wacana tambahan dosis dari provinsi,” katanya.

Vaksin diperlukan untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD). Pihaknya gencar melakukan penyuntikan di 16 kecamatan pada awal tahun. Pasalnya beberapa wilayah di Blora statusnya belum bebas penyakit menular PMK dan LSD. Kegiatan vaksinasi sering dilakukan pada peternakan yang berada di wilayah berbatasan dengan kabupaten tetangga.

Peternak Sapi Desa Palon Kecamatan Jepon Tekad mengatakan, ternak sapi di kelompoknya telah mendapatkan vaksin. Sehingga, pihaknya tidak khawatir untuk mendistribusikan hewan kurban ke luar daerah menjelang Idul Adha tahun ini. ’’Karena untuk memastikan bahwa sapi kurban itu harus sehat, tidak cukup vaksin saja, akan tetapi juga di cek kesehatanya oleh dokter hewan,” ungkapnya.(luk/zim)

 

Editor : Hakam Alghivari