LAMONGAN, RadarLamongan - Kecelakaan kereta api (KA) masih kerap terjadi, karena banyak perlintasan KA sebidang tanpa palang pintu. Untuk itu, Dinas Perhubungan(Dishub) Lamongan terus mengebut pembangunan palang pintu KA baru.
Kepala Dishub Lamongan,Heruwidi menjelaskan, ada 44 perlintasan yang mendapatkan rekomendasi dari Kemenhub, mulai dari Babat hingga perbatasan Lamongan- Gresik. Sejumlah perlintasan KA akan ditutup untuk meminimalisasi risiko kecelakaan.
‘’Sebenarnya kita mengajukan lebih untuk perlintasan, tapi hanya disetujui 44 titik. Jadi kita maksimalkan untuk pemasangan palang pintu, sisanya harus ditutup agar lebih aman,” terangnya.
Dia menjelaskan, saat ini terdapat tujuh perlintasan KA yang sedang dibangun palang pintu. Tepatnya diperlintasan Deket Wetan,Kaliotik, Plosowahyu,Sukodadi, Karang tinggil,Moropelang, dan Plaosan. Jenis bangunannya elektrik manual, yang seluruhnya sudahter dapat penjaga. Yakni enam dijaga oleh petugas Dishub, sisanya relawan.
Heruwidi mengatakan, dari 44 perlintasan yang direkomendasikan, sudah ada 28 titik sudah berpalang pintu. Sisanya akan dituntaskan secepatnya, karena ada beberapa titik yang dibangun dengan swadaya.
‘’Kita tuntaskan bertahap,dan Insya Allah tahun ini tujuh sedang proses dantriwulan ketiga ada pembangunan lagi,” imbuhnya.
Enam titik tersebut yakni perlintasan Desa Pangkatrejo, Karangtapen, Dusun Balidi Desa Plumpang, Dusun Modo di Desa Kebonsari, Dusun Dati di Desa Pucuk,dan perlintasan Desa Patihan.
‘’Kita berikan pelatihan kepada petugas jaga nantinya, supaya bisa menjalankan pekerjaannya dengan baik dan sesuai prosedur,”ujarnya. (rka/ind)
Editor : Hakam Alghivari