Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

H-5 Lebaran, ADD 13 Desa di Kabupaten Blora Belum Cair 100 Persen

Hakam Alghivari • Jumat, 5 April 2024 | 19:11 WIB
Ilustrasi Uang
Ilustrasi Uang

BLORA, Radar Bojonegoro - Alokasi dana desa (ADD) belum tersalurkan 100 persen. Sebab, sebanyak 13 dari total 271 desa terlambat mencairkan ADD tahap pertama. Proposal pengajuan pencairan baru tiba. Kamis (4/4). Sehingga, butuh waktu untuk diproses.

Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Blora Wahyu Triatmoko menerangkan, masih ada sekitar 13 proposal pengajuan pencairan ADD tahap pertama belum diteruskan ke Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora.

Sebab, 13 berkas itu baru masuk di kantornya kemarin. Sehingga, perlu diperiksa dahulu. ’’(Rinciannya), sepuluh desa turut Kecamatan Kedungtuban dan tiga desa turut Kecamatan Blora baru masuk berkasnya,” ungkapnya.

Wahyu mengatakan, jika proposal sudah klir, maka bakal segera diajukan pencairan di BPPKAD. Diperkirakan durasi paling normal tujuh hari. Ia memastikan, rerata semua desa yang ada di Blora sudah mengajukan proposal pencairan ADD.

’’Rerata semua sudah kami serahkan BPPKAD, untuk pencairannya. Harusnya sudah cair,” katanya. Menurutnya, beberapa desa yang terlambat kirim proposal tersebut karena terdapat perubahan nama pada rekening desa. Serta, belum selesai menginput profil desa dan kelurahan (prodeskel).

Juga karena pada penetapan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) mundur. ’’Rerata karena administrasi belum selesai,” katanya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban Agung Heri Susanto mengatakan, untuk penghasilan tetap (siltap) kades dan perangkat desa (perades) Sidorejo sudah cair. Namun, dalam postur ADD tersebut tertuang anggaran untuk ketua RT, badan pemusyawaratan desa (BPD) dan badan desa yang lain belum tersalurkan.

’’Ini kan mendekati Lebaran, tapi belum ada informasi dari Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Blora terkait pencarian ADD. Biasanya kalau tahun lalu menjelang Lebaran ini sudah cair,” terangnya. Ia menerangkan, sebagian ADD digunakan untuk insentif RT dan BPD harusnya segera dicairkan pemkab.

Mengingat menjelang Lebaran tentunya kebutuhan semakin meningkat. Sehingga, uang tersebut diharapkan bisa segera dicairkan.’’Kami berharap agar bisa segera dicairkan, karena memang dibutuhkan,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Blora Komang Gede Irawadi mengaku terkejut adanya keterlambatan pencairan ADD. Dirinya merasa prihatin dan akan segera mencari informasi dan mengecek ke BPPKAD dan DPMD Blora.

’’Saya akan segera cek, mestinya ini bisa diprioritaskan pencairannya, mengingat akan digunakan untuk berlebaran ya, terutama yang ADD melalui BPPKAD kita sendiri,” ujarnya. (luk/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Pemkab #Kabid #ADD #BPPKAD #kades #blora #DPMD