LAMONGAN, Radar Lamongan - Pembongkaran Stadion Surajaya sudah tuntas. Pantauan di lapangan, bangunan lama stadion di Kecamatan Deket itu sudah rata dengan tanah. Sehingga pekerjaan sudah siap dilaksanakan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi menjelaskan, seluruh tahapan pengerjaan ditangani langsung oleh kementerian. Daerah hanya dilibatkan untuk pembongkarannya. Setelah tuntas langsung diambil alih pusat.
Groundbreaking (peletakan batu pertama) rencana dilaksanakan besok (27/2). Setelah itu proses pengerjaan mulai dilakukan. ‘’Sekarang masih belum ada pekerjaan, beru membangun mess untuk pekerja di kawasan stadion,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Seperti diketahui, Kementerian PUPR sudah memutuskan 22 stadion di Indonesia yang akan direnov tahun ini. Sementara Surajaya tidak hanya renovasi, melainkan dibangun total. Anggaran disiapkan mencapai Rp 292 miliar.
Menurut Erwin, seluruh kawasan stadion harus steril. Sehingga tidak ada aktivitas lain kecuali pekerja. Seluruh pedagang dialihkan selama proses pembangunan berlangsung.
Karena dalam perencanaannya, dari lahan seluas 5,3 hektare itu akan dibangun stadion dan kawasannya. Seperti area tribun, parkir, area komersil, dan masjid. Nantinya di luar stadion akan dibangun kawasan yang bisa digunakan untuk jogging. Untuk itu, pembangunan ini juga mempertimbangkan dampak ekonomi di wilayah tersebut.
Erwin berharap pekerjaan berjalan lancar sesuai dengan tahapan. Sehingga keinginan untuk memiliki stadion baru segera terwujud. Erwin mengatakan terkait kondisi cuaca, tentunya dari pihak pelaksana sudah mempertimbangkan itu, sebab waktunya musim penghujan. Terutama mempertimbangkan agar pekerjaan tidak mundur.
‘’Saya yakin dari PT WIKA sudah memiliki pertimbangan karena mereka sub kontraktor resmi dan sudah terbiasa mengerjakan stadion di kabupaten/kota lain,’’ terangnya. (rka/ind)
Editor : Hakam Alghivari