BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bojonegoro semakin meluas, salah satunya di Kecamatan Margomulyo. Hal tersebut dirasakan langsung oleh warga di ujung barat Bojonegoro itu. Tak hanya berdampak pada sektor ekonomi, namun juga menjalin konektivitas budaya antarmasyarakat.
Tokoh Masyarakat Margomulyo Bambang Sutrisno menuturkan, warga mengaku bersyukur adanya pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan yang membuat kehidupan antarwarga kian terhubung. Terlebih, dengan seringnya tamu luar daerah yang berkunjung ke Dusun Jepang, Desa/Kecamatan Margomulyo untuk menjalin hubungan dengan masyarakat Samin.
‘’Dan akses dari jalan raya menuju Dusun Jepang sudah baik,” ungkapnya.
Menurutnya, diperbaikinya akses jalan juga berdampak pada sektor ekonomi, dan membantu mengatasi keterbatasan geografis warga di Margomulyo.
‘’Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, yang peduli dengan keberadaan kami (masyarakat samin), sehingga untuk akses menjual hasil pertanian juga lebih mudah dan warga yang melewati juga nyaman,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Margomulyo Septi Wuriani menyampaikan, pembangunan infrastruktur di Kecamatan Margomulyo memang semakin gencar, khusunya pada 2023. ‘’Mulai dari perbaikan akses jalan, baik aspal maupun beton. Penerangan jalan lingkungan (PJL), hingga saluran drainase,” ungkapnya.
Selain perbaikan infrastruktur untuk fasilitas umum, pembangunan juga menyasar warga di secara langsung di masing-masing desa, melalui skema bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dari APBD 2023.
Rehabilitasi rumah warga itu menyisir seluruh desa di Kecamatan Margomulyo. ‘’Masing-masing dari enam desa, mendapat bantuan 10 unit,” terangnya. (*/dan)
Editor : Hakam Alghivari