BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Hijaunya pepohonan menjadi pemandangan di sepanjang jalan menuju Kecamatan Sekar. Semilir angin menemani perjalanan di area perbukitan kawasan tersebut.
Panorama persawahan dengan aktivitas petani menjadi daya tarik tersendiri. Kawasan Bojonegoro selatan itu tidak kekurangan potensi alam. Salah satunya, Wisata Bose Park di Desa Bobol, Kecamatan Sekar.
Perbukitan tertinggi di Desa Bobol tersebut menyajikan pemandangan memanjakan mata. Selain tumpukan batu alam menjulang dengan ujung mengerucut. Kawasan perdesaan, hutan, hingga persawahan juga dapat disaksikan melalui tempat tersebut. Hijaunya pemandangan alam berpadu dengan cerahnya langit menambah kesan menenangkan. Udara segar jauh dari polusi membuat nyaman siapapun yang mengunjungi.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bobol, Kecamatan Sekar Pariyono mengatakan, wisata bosepark mulai dibuka pada 2020 lalu dan sudah banyak pengunjung. Tapi, karena ada pandemi Covid-19 membuat wisata ini vakum.
Wisata bosepark kembali dibuka tahun ini dengan beberapa proses pembaruan dan perbaikan. ‘’Memilih lokasi ini sebagai tempat wisata karena view bagus. Sehingga, cocok untuk tempat berlibur, menenangkan diri, atau sekadar untuk berfoto-foto mengabadikan moment,’’ ujarnya.
Batu alam dengan berbagai ukuran di area tersebut membuat inisiatif para anggota pokdarwis setempat untuk menyulapnya menjadi tumpukan tinggi. Mulai dari lempengan batu lebar di bagian dasar, ditumpuk dengan jenis batu ukuran semakin mengecil ke atas.
Kemudian, diberikan batu kecil lonjong pada bagian pucuk seolah menancap pada gunungan tumpukan batu tersebut. ‘’Batu-batu ini asli dari area sini. Ditumpuk oleh anggota pokdarwis dan dinamakan sebagai batu tumpuk,’’ jelasnya.
Wisata alam terletak di perbatasan dengan Kecamatan Tambakrejo tersebut juga menyediakan 10 tenda camping dan dua motor atv. Namun, tenda baru akan dipasang apabila terdapat pengunjung yang ingin camping. Seperti, pada saat Tahun Baru 2024.
‘’Pada malam Tahun Baru 2024 juga ada pengunjung yang camping di sini,’’ tuturnya.
Dia melanjutkan, untuk pengembangan wisata alam yang mulai dibangkitkan ini juga ditanami sekitar 1.000 pohon alpukat. Rencana, akan dijadikan sebagai agro alpukat di area tersebut. ‘’Semoga wisata Bose Park bisa lebih maju dan mendapat support dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro,’’ harapnya. (ewi/msu)
Editor : Hakam Alghivari