BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Semburan lumpur yang sempat menggegerkan warga di Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem. Rabu (27/12) sudah mampet. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro sedang menguji kandungannya, dengan mengambil sampelnya.
‘’Secara umum bau air semburan tidak dirasakan,” ungkap Kepala DLH Dandi Suprayitno.
Hal itu berdasarkan pengambilan sampel air Selasa (26/12) lalu. Kemudian, akan dilakukan pengujian di laboratorium untuk memastikan kandungan air, agar tidak membahayakan manusia dan lingkungan.
Selain itu, semburan yang sama dikabarkan pernah terjadi di titik yang sama pada 2021 lalu, dan masih mengeluarkan air, namun dalam skala kecil.
Kemudian, oleh warga setempat dimanfaatkan menyiram tanaman. ‘’Namun DLH tetap mengambil sampel air untuk dilakukan uji,” terangnya.
Kepala Dusun (Kasun) Sanggar Nursalim mengatakan, bahwa air yang keluar sudah mulai reda pada Selasa (26/12), sekitar pukul 20.00. ‘’Sekarang sudah tidak keluar sama sekali,” ungkapnya Rabu (27/12).
Semburan tersebut terjadi di sumur bor, dan sebelumnya pernah terjadi semburan yang sama pada Agustus 2021 lalu.
Diketahui, semburan di Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem tersebut terjadi pada Selasa (26/12) sekitar pukul 03.00. Air berwana kecokelatan diikuti bau belerang, menyembur di halaman rumah mlik warga. Sebelum akhirnya, dilaporkan ke perangkat desa dan dinas terkait. Bahkan, Polsek Kedungadem, telah memberi garis polisi pasca kejadian. (dan/msu)
Editor : Hakam Alghivari