Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pengembangan Desa Wisata Bangsri, Jepon Sedot Ribuan Wisatawan

Hakam Alghivari • Selasa, 21 November 2023 | 20:15 WIB
RAMAI: Wisata andalan di Desa Bangsri ialah Noyo Gimbal View. Puluhan ribu pengunjung desa wisata di Kecamatan Jepon tersebut. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BLORA)
RAMAI: Wisata andalan di Desa Bangsri ialah Noyo Gimbal View. Puluhan ribu pengunjung desa wisata di Kecamatan Jepon tersebut. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BLORA)

BLORA, Radar Bojonegoro - Pengembangan Desa Bangsri, Kecamatan Jepon berkelanjutan. Desa wisata tersebut menyuguhkan panorama alam, ragam atraksi, dan kuliner. Tak heran mampu menyedot ribuan wisatawan selama enam bulan terakhir.

Tepatnya, sekitar 61 ribu. Artinya, dalam sebulan ada sekitar 10 ribu pe­ngunjung. Terutama di obyek wisata andalan Noyo Gimbal View. Kepala Desa (Kades) Bangsri Laga Kusuma menyatakan, ke depan akan senantiasa melakukan pengembangan.

’’Saat ini sudah dibuat kereta mini, waterboom, dan penginapan. Mohon doanya, semoga Desa Wisata Bangsri bisa terus berkembang,” terangnya.

Selain itu, Desa Bangsri mampu raih prestasi membangga­kan. Yakni, berhasil lolos 15 besar Lomba Desa Wisata Nusan­tara (LDWN). Ajang tersebut di­selenggarakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Ter­tinggal, dan Transmigrasi (Ke­mendes PDTT).

Sebelumnya, tim juri dari K­e­mendes PDTT mengunjungi De­sa Bangsri untuk verifikasi la­pa­ngan pada 7 November. Saat itu, Desa Bangsri masih ber­kompetisi di 30 be­sar. Kepala Bi­dang (Kabid) Kabid Pemberdaya­an Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Ma­syarakat dan Desa (DPMD) Blo­ra Sunarno menyebut, dari 30 besar kemudian disaring lagi ke 15 besar.

’’Dalam pengumuman itu, Desa Bangsri masuk 15 besar kategori 1. Yakni, terdiri atas desa-desa yang digolongkan sangat tertinggal, tertinggal, dan berkembang,” terangnya.

Diketahui, dari 15 desa itu Bangsri menjadi satu dari tiga desa di Jawa Tengah yang masuk. Dua lainnya Desa Guci, Kabupaten Tegal dan Desa Melung, Kabupaten Banyumas. ’’Tahap berikutnya nanti me­reka diundang ke NTB pada 24 November untuk malam penganugerahan,” tuturnya. (hul/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Desa #Wisata #pengembangan #Sedot #desa bangsri #Wisatawan #blora #Ribuan