LAMONGAN, Radar Lamongan – Hujan di sebagian Lamongan sering dibarengi dengan angin kencang. Kepala BPBD Lamongan, Joko Raharto, mengatakan, adanya angin kencang mengakibatkan beberapa pohon tumbang.
‘’Saya harap kalau ada pohon yang rimbun agar dirapikan,’’ harapnya.
‘’Hujan lebat tak menutup kemungkinan muncul angin kencang,’’ imbuhnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan, Andhy Kurniawan, menjelaskan, dinasnya sudah melakukan antisipasi adanya angin kencang. Jadwal merampingkan pohon rimbun juga sudah tersusun.
‘’Sudah bergerak, serta melakukan penjadwalan perampingan pohon,’’ katanya.
Menurut dia, sebagian pohon di pinggir jalan di wilayah kota sudah dirampingkan.
Selain itu, sisir sampah juga dilakukan dengan melibatkan banyak pihak. “Kalau di sekitar tidak ada tempat pembuangan sementara (TPS) bisa dibuang ke TPA, kita jaga lingkungan ini bersama,” ujarnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Lamongan.
Menurut Andhy, desa berkewajiban menjaga kebersihan lingkungan. Dana desa bisa digunakan pengelolaan lingkungan hidup seperti menyediakan tempat pembuangan sementara untuk menampung sampah masyarakat setempat, sebelum dibuang ke TPA.
Menurut dia, program sampahku tanggung jawabku (samtaku) merupakan tanggung jawab terkait sampah itu bersama. Mulai RT/RW, dusun, desa, kecamatan, hingga kabupaten. “Kalau masih banyak sampah liar di wilayahnya itu menjadi kewajiban bersama untuk membersihkan, dan diberikan teguran,” terangnya. (mal/rka/yan)
Editor : Hakam Alghivari