BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melaksanakan Ziarah Leluhur Rabu (18/10). Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para leluhur. Kegiatan ini juga sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-346 Kabupaten Bojonegoro.
Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto mengatakan, ziarah leluhur merupakan bagian dari tradisi yang harus dijaga. Dengan berziarah diharapkan mendapatkan barokah dari para leluhur.
‘’Kami yang diberikan tugas dan tanggungjawab untuk membangun Bojonegoro, semoga juga diberikan kemudahan,’’ ujarnya.
Ziarah leluhur diikuti juga oleh sekretaris daerah, forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), kepala organisasi pemerintah daerah (OPD), camat, hingga kepala desa.
Ziarah leluhur dilaksanakan di empat lokasi. Meliputi, Makam Kanjeng Sumantri Kelurahan Mojokampung, Makam Mbah Buyut Dalem Kelurahan Kadipaten, Makam Haryo Matahun Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, dan Makam Lancing Kusumo di Desa Clebung Kecamatan Bubulan.
Di Hari Jadi Bojonegoro (HJB) tahun ini Pj Bupati berharap Bojonegoro menjadi semakin kuat. Menjadi salah satu kabupaten yang menopang pertumbuhan ekonomi baik di Jawa Timur atau nasional.
‘’Bebarengan dengan dukungan masyarakat. Semoga Bojonegoro semakin kuat. Sehingga kita juga bisa mengatasi kemiskinan dan stunting di Bojonegoro," lanjutnya.
Ketua Paguyuban Makam Mbah Buyut Dalem Yulianto mengatakan, setiap peringatan HJB pejabat Pemkab Bojonegoro selalu melakukan ziarah ke makam-makam leluhur. Tidak terkecuali, Makam Mbah Buyut Dalem di Kelurahan Kadipaten ini.
"Selain untuk menjaga tradisi, kegiatan ziarah ini juga sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur kita," ujarnya. (ewi/zim)