BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Dua ruas jalan dan jembatan di wilayah barat bakal dilebarkan dalam waktu dekat. Yakni, ruas Napis-Margomulyo dan ruas Ngambon-Pasar Dawe. Besaran anggaran pembangunan masih dibahas oleh tim anggaran pemerintah daerah dan badan anggaran DPRD. Rencananya bakal masuk di Perubahan (P) APBD tahun ini.
Sedang proses persiapan pembangunan jalan dan jembatan di dua ruas melibatkan empat kecamatan,” kata Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro Andreas Rochyadi.
Andreas mengatakan, rencana pembangunan dua ruas tersebut sudah dibahas sejak 2022 dan telah melewati tahap penentuan lokasi (penlok) Agustus lalu.
Desa terdampak pembangunan untk ruas Napis-Margomulyo (Watujago) meliputi Desa Ngranucang dan Napis di Kecamatan Tambakrejo. Dan, Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo
Kemudian, Desa Ngambon, Bondol, dan Nglampin, Kecamatan Ngambon; serta Desa Bobol, Kecamatan Sekar untuk ruas Ngambon-Pasar Dawe.
(Pembangunan ini) masuk di proyek kabupaten,” beber pria kelahiran Kota Pekalongan tersebut.
Dia menuturkan, kondisi jalan dua ruas jalan itu saat ini masih dalam kondisi baik. Baik motor maupun mobil masih bisa melintas. Namun, perlu pelebaran agar lebih nyaman. Dalam proses pembangunan jalan dan jembatan tersebut akan dilakukan pembebasan lahan. Baik lahan warga, tanah kas desa (TKD), maupun tanah pemerintah. Target pembangunan selesai pada 2024 mendatang.
Anggaran belum ada. Baru diajukan melalui di P-APBD 2023,” terangnya.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Desa (Kades) Napis Mulyono mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi terkait proses pembangunan jalan dan jembatan tersebut. Desa masih menunggu prosesnya, jelasnya. (yna/zim)
Editor : M. Yusuf Purwanto