Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Lestarikan Kesenian Wayang Thengul

Muhammad Suaeb • Jumat, 25 Agustus 2023 | 02:00 WIB
LESTARIKAN BUDAYA: Dalang Ki Ponidi asal Desa Sidobandung, Kecamatan Balen saat memainkan wayang Thengul (23/8) Selasa malam di Balai Desa Kalirejo, Kecamatan Kota Bojonegoro. (TAMSIX HEVEN DANUARTA/M
LESTARIKAN BUDAYA: Dalang Ki Ponidi asal Desa Sidobandung, Kecamatan Balen saat memainkan wayang Thengul (23/8) Selasa malam di Balai Desa Kalirejo, Kecamatan Kota Bojonegoro. (TAMSIX HEVEN DANUARTA/M

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Masyarakat Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro Kota berbondong-bondong membawa ember berisikan makanan untuk dibawa ke makam umum desa setempat dalam rangka manganan atau sedekah bumi. Dan dilanjutkan menikmati hiburan kesenian wayang thengul di balai desa setempat.

Menurut Sesepuh Desa Kalirejo Mbah No, penyajian kesenian wayang thengul ini sudah menjadi tradisi dan dilakukan sejak dulu. Karena permintaan danyang dan tidak boleh diganti maupun tidak dilaksanakan setiap tahun.

‘’Dulu wayang krucil tapi, karena sudah punah diganti wayang thengul,” katanya.

Dari kedua jenis wayang tersebut memiliki kesamaan bahan dasar pembuatan. Yakni kayu. Perbedaaanya meliputi wayang krucil memiliki bentuk pipih atau gepeng sedangkan, wayang thengul relatif bulat atau berisi.

Pria menjabat ketua Rukun Tetangga (RT) 12 tersebut mengatakan, setiap desa memiliki danyang dan permintaan kesenian berbeda. Seperti Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro Kota menyajikan kesenian tayub dalam acara sedekah buminya. ‘’Wayang di Desa Kalirejo ini tidak bisa diganti dan harus dilakukan sedekah bumi setiap tahun,” tegasnya.

Lantaran pernah tidak dilakukan sedekah bumi ketika masa jabatan salah satu kepala desa (kades) dan berdampak pada hasil bumi atau panen dan meningkatnya angka kematian ketika periode itu. ‘’Tidak dilakukan sedekah bumi ketika itu. Warga meninggal sekitar 382 ketika periodenya,” katanya. (yna/msu)

Editor : M. Yusuf Purwanto
#Wayang Krucil #wayang thengul #wayang #Sedekahbumi