BLORA, Radar Bojonegoro – Pembangunan Terminal Tipe A Cepu masih terus berlangsung. Meski demikian, aktivitas keluar masuk bus masih terus berjalan. Aktivitas perdagangan juga masih berlangsung. Pembangunan terminal itu nantinya dikonsep multifungsi.
Kepala Terminal Tipe A Cepu Emi Gestariyanti mengatakan, pekerjaan di area dalam terminal tidak mempengaruhi aktivitas keluar dan masuknya bus. Semua bus masih bisa beroperasi dengan normal.
‘’Dibagi dua, yang sebelah selatan ini untuk parkir bus AKAP. Kalau utara untuk bus AKDP dan bus-bus bumel ( bus tua),’’jelasnya.
Sebelum adanya pembangunan itu, lanjutnya, transit bus tersebut jadi satu area. Selama pembangunan ditata ulang karena harus menyesuaikan.
Dalam sehari, ada 50 hingga 60 bus AKAP yang masuk. Selain itu, ada belasan bus AKADP dan bumel.
‘’Kios dagangan juga bisa terus beroperasi. Namun sebagian di luar. Agen juga begitu. Ada yang di dalam dan di luar. Nanti kalau selesai pembangunan kami aktifkan semua di dalam,’’ terangnya.
Emi berharap proses pembangunan tersebut bisa dipercepat. Sehingga, masyarakat pengguna Terminal Tipe A Cepu kembali nyaman dan merasa senang.
‘’Kami bersyukur setelah puluhan tahun baru ada revitalisasi kali ini,’’ paparnya.
Revitasi dari Kementerian Perhubungan itu akan mengkonsep terminal menjadi multifungsi. Tidak hanya sekedar berfungsi sebagai tempat untuk naik-turun penumpang saja. Namun, juga bisa memiliki fungsi-fungsi lainnya. Seperti menggeliatkan ekonomi di Cepu. Yakni, dengan memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil serta kegiatan-kegiatan sosial masyarakat.
Eko, salah satu warga mengatakan, pembangunan tersebut memang sedikit merubah aktivitas ekonomi di dalam dan luar terminal. Namun, masih berjalan lancar.
‘’Toko-toko di sini masih beraktivitas. Semoga revitalisasi ini berjalan dengan lancar dan hasilnya bisa berdampak bagi kami warga sekitar,’’ tuturnya. (hul/zim)
Editor : M. Yusuf Purwanto