BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Ekskavator mulai mengeruk di lima titik proyek drainase. Kendaraan alat berat tersebut membongkar drainase. Terutama membongkar akar-akar pohon peneduh yang cukup besar. Bahkan, ada yang sudah memasang u-ditch. Lima proyek trotoar di wilayah perkotaan Bojonegoro mulai digarap. Ada lima kontraktor yang menggarap. Mulai kontraktor asal Surabaya hingga Bojonegoro.
Pengerjaan harus dikebut seiring musim kemarau. Tentu, akan menyulitkan pengerjaan bila sudah memasuki musim hujan. Lima paket proyek drainase dan trotoar meliputi Jalan Basuki Rahmat, Jalan Teuku Umar, Jalan Pahlawan, Jalan dr. Cipto, dan Jalan Hasyim Asyari.
‘’Targetnya antara Oktober hingga November bisa selesai. Semoga tidak molor hingga Desember. Apalagi pengerjaannya sudah lebih awal,” kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Satito Hadi kemarin (3/7).
Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, proyek di Jalan dr Cipto, pekerja dengan ekskavator tampak membongkar akar-akar pohon. Bahkan, sisi timur sudah dipasang u-ditch. Pengerjaan di Jalan Basuki Rahmat, pekerja dengan ekskavator masih membongkar drainase lama.
Di Jalan Hasyim Asyari atau barat alun-alun, ekskavator tampak membongkar trotoar lama dan akar pohon. Sebelumnya pohon-pohon peneduh ukuran besar tersebut telah ditebang.
Adapun, lelang proyek trotoar Teuku Umar dimenangkan CV Dwi Mulia Mas asal Surabaya, senilai Rp 11 miliar. Jalan Basuki Rahmat pemenang PT Kayla Indah Group asal Surabaya, senilai Rp 7,2 miliar.
Jalan Pahlawan pemenang lelang CV Mustika Raya asal Surabaya, senilai Rp 2,6 miliar. Lalu, Jalan dr. Cipto pemenang CV Tjoro Murni asal Bojonegoro senilai Rp 1,9 miliar dan Jalan Hasyim Asyari pemenang CV Jope Sakti asal Bojonegoro senilai Rp 1,3 miliar. (bgs/rij)
Editor : M. Yusuf Purwanto