BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Perum BULOG Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target serapan Jagung Pipil Kering dalam Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (PSO) tahun 2026. Dari target sebesar 10.030 ton, realisasi serapan mencapai 10.063 ton atau 100,33 persen.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Bojonegoro, Umar Said, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari aparat kepolisian hingga para petani dan pemerintah daerah.
Menurut dia, keberhasilan penyerapan jagung tidak lepas dari dukungan Polres Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban, serta keterlibatan pemerintah daerah, kelompok tani, mitra penggilingan, dan berbagai pihak lain di wilayah kerja BULOG.
“Penyerapan Jagung Pipil Kering dilakukan di tiga wilayah kerja Perum BULOG Kantor Cabang Bojonegoro, yakni Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Tuban,” ujar Umar Said.
Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dalam pelaksanaannya, BULOG menetapkan harga pembelian Jagung Pipil Kering sebesar Rp6.400 per kilogram untuk jagung kemasan 50 kilogram dengan kadar air maksimal 14 persen. Sementara itu, untuk jagung curah dengan kadar air antara 18–20 persen, BULOG menetapkan harga pembelian sebesar Rp5.500 per kilogram.
Umar Said berharap keberhasilan pencapaian target serapan ini dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani jagung, khususnya di wilayah Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban.
Selain itu, program penyerapan tersebut juga menjadi upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan cadangan pangan nasional serta memastikan harga hasil panen petani tetap stabil di pasaran. (zim)
Editor : M. Nurkhozim