RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Investasi terus digenjot pemerintah kabupaten (pemkab). Pada triwulan pertama sudah mengantongi nilai investasi Rp 1,54 triliun.
Didominasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dengan tenaga kerja sebanyak 12.674 orang.
"Kami mengeluarkan data per triwulan," kata Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro Palupi Hadi Ratih Dewanti kemarin (11/5).
Dia menjelaskan, investasi di Bojonegoro ada dua, yakni PMDN dan penanaman modal asing (PMA). Setidaknya, DPMPTSP mencatat sebanyak 23 sektor investasi.
Baca Juga: Tiang dan Kabel Internet Semrawut, DPMPTSP Bojonegoro Sebut Belum Ada Izin Provider
Untuk PMDN hanya dua sektor yang nihil nilai investasi, di antaranya industri barang dari kulit dan alas kaki serta industri kendaraan bermotor dan alar transportasi lain.
Nilai investasi PMDN mencapai Rp 1,53 triliun. Tertinggi dari sektor industri kimia dan farmasi Rp 121,2 miliar; konstruksi Rp 125,3 miliar; tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan Rp 127,1 miliar; perdagangan dan reparasi Rp 304 miliar; dan jasa lainnya Rp 506,1 miliar. Total tenaga kerja PMDN sebanyak 12.674 orang.
Sementara itu, di PMA hanya ada nilai investasi dari tiga sektor. Meliputi industri barang dari kulit dan alas kaki Rp 10,6 miliar; perdagangan dan reparasi Rp 147,3 juta; dan perumahan, kawasan industri, dsn perkantoran Rp 30,1 juta. Total tenaga kerja 5.895 orang.
Baca Juga: Radar History: Ketika DPRD Bojonegoro Pertanyakan Harga Sewa Lahan Investasi PT WAU 2003 Silam
"Total investasi seluruh sektor baik PMDN dan PMA Rp 1,54 triliun dengan total tenaga kerja 12.714 orang," tambah mantan Camat Gayam itu. (yna/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko