Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Pemkab dan Kodim Beda Data Tentang Lahan KDKMP Bojonegoro

M. Irvan Romadhon • Jumat, 24 April 2026 | 07:00 WIB
INSTRUKSI: Sesuai instruksi pemerintah pusat semua desa mendirikan gerai KDKMP yang dikawal ketat TNI. (HAKAM ALGHIVARI/RADAR BOJONEGORO)
INSTRUKSI: Sesuai instruksi pemerintah pusat semua desa mendirikan gerai KDKMP yang dikawal ketat TNI. (HAKAM ALGHIVARI/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Koordinasi pembangunan koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) antara Pemkab Bojonegoro dengan Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro perlu ditingkatkan.

Karena ditemukan perbedaan data tentang desa yang belum memiliki lahan pembangunan. Pemkab Bojonegoro menyebut 30 desa, sedangkan Kodim 0813 menyebutkan 48 desa.

Berdasarkan data Kodim 0813 Bojonegoro terdapat 48 desa/kelurahan yang belum memiliki lahan untuk pembangunan koperasi desa merah putih (KDMP). Rerata desa/kelurahan tersebut berada di wilayah Kecamatan Bojonegoro Kota.

Kendala lahan tersebut telah dibahas dalam rapat sosialiasi yang berlansung Senin (20/4) lalu. Hasil dari rapat yang dihadiri Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (DisdagkopUM), dan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Bojonegoro bakal membantu dalam mempersiapkan lahan. Tentu dengan memanfaatkan lahan pemkab yang tak digunakan.

Baca Juga: Pembangunan KDKMP Wilayah Bojonegoro Belum Tuntas, Baru Tuntaskan 70 Gedung

Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto melalui Kepala Penerangan Kodim (Kapendim) Peltu Sugiono mengatakan terdapat 48 desa/kelurahan yang belum memiliki lahan untuk pembangunan KDMP. Namun telah difasilitasi dalam rapat yang berlangsung Senin  lalu.

‘’Kendala 48 desa/kelurahan belum ada lahan, juga ukuran lahan tak sesuai,” ungkapnya

Dalam rapat tersebut Desa/Kelurahan belum memiliki lahan bakal dibantu pemkab Bojonegoro. Pemkab bakal memetakan lahan aset daerah yang dinilai bisa dimanfaatkan untuk pembangunan KDMP.

‘’Ada lahan aset pemkab yang bisa digunakan,’’ tegasnya

Tentu setelah adanya lahan tersebut kemudian diajukan melalui sistem. Setelah itu dilakukan verifikasi terkait kesesuaian lahan. Terutama luas lahan.

Sugiono menjelaskan selain kendala lahan, pembangunan KDMP juga terkendala pengurugan lahan. Terlebih rerata KDMP dibangun di lahan desa yang berupa sawah.

Terkait kendaraan KDMP, menurut Sugiono sudah terdapat 78 kendaraan yang diserahkan ke KDMP. Juga baru datang beberapa kendaraan kemarin (23/4). Kendaraan tersebut kini terparkir di halaman Kodim Bojonegoro.

‘’Ketika sudah lengkap baru diserahkan,” ungkapnya.

Sugino menambahkan saat ini belum ada KDMP yang beroperasi. Telerbih masih proses pengadaan barang-barang. Salah satunya lemari etalase.

‘’Belum ada yang beroperasi. Masih proses pengadaan,” jelasnya. 

Sementara itu, Dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (dindagkopum) mencatat baru tujuh KDKMP beroperasi, sementara 400 titik KDKMP sudah siap lahan, dan 105 di antaranya sudah terbangun 100 persen. Artinya masih ada sekitar 30 desa/kelurahan yang belum apa-apa termasuk lahan.

Baca Juga: Plafon KDMP Desa Padang yang Ambrol Sudah Diperbaiki, Targetkan 382 KDMP Beroperasi pada HUT RI

Sekretaris Dindagkopum Bojonegoro Akhmadi memaparkan, tujuh KDKMP yang telah beroperasi yakni di Desa Tlogoagung, Kecamatan Baureno; Desa/Kecamatan Padangan; Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro Kota; Desa Klampok, Plesungan, dan Kedaton, Kecamatan Kapas; serta Desa Sidobandung, Kecamatan Balen.

"Informasi data terakhir yang siap lahan sebanyak 400 titik, yang sudah terbangun 100 persen sebanyak 105 titik. Untuk yang belum atau rinciannya bisa konfirmasi ke kodim (komando distrik militer) mungkin sudah ada perkembangan lebih lanjut," katanya, Rabu (22/4).

Wakil Komisi B DPRD Bojonegoro menyarankan konfirmasi ke kodim perihal kecocokan jumlah yang sudah mendaftar di akun KDKMP. "Berapa desa yang belum proses dan yang sudah 100 persen," tuturnya.

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Bojonegoro itu melanjutkan, untuk desa yang belum mendaftar karena belum memiliki lahan tentu harus menunggu arahan dari pusat, karena 20 April lalu batas akhirnya.

Dia berharap, untuk percepatan pembangunan PT Agrinas harus bekerja ekstra lagi agar akhir Juli bisa 100 persen. "Harapannya begitu agar nanti saat launching Agustus oleh presiden. Seluruh KDKMP di Bojonegoro sudah ready (siap, red)," harap dia. (yna/irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#lahan pembangunan #kodim 0813 bojonegoro #Koperasi Desa #pemkab bojonegoro #KDKMP