RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pelaksanaan geladi bersih tes kemampuan akademik (TKA) jenjang SD dan SMP memasuki gelombang kedua kemarin (11/3). Hingga pelaksanaan hari ketiga tersebut Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro memastikan data sekolah yang menumpang.
Baik menumpang saat pelaksanan geladi bersih maupun pelaksanaan TKA utama nantinya. Alasannya, disdik masih melakukan pendataan.
Selain itu, sekolah di pinggiran terkendala jaringan internet dan fasilitas lain. Sehingga, dipastikan ada beberapa lembaga yang terpaksa menumpang.
Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar Disdik Bojonegoro Mohammad Agus Anshori mengatakan, ada sekolah yang menumpang dalam geladi bersih maupun pelaksanaan TKA utama nanti. Namun terkait jumlah pasti masih dalam pendataan.
Agus menekankan terpenting sekolah menumpang tersebut bisa mengikuti tahapan yang telah ditentukan. Baik geladi bersih maupun TKA utama nantinya.
''Geladi bersih sudah berjalan semua," ungkapnya.
Menurut Agus, kendala sarana dan prasarana hingga lokasi sekolah yang belum terjangkau jaringan internet menjadi penyebab sekolah harus menumpang. Tentu dengan kendala tersebut pihak sekolah harus memutuskan menumpang demi kelancaran pelaksanaan TKA.
Agus mengaku berdasarkan laporan yang masuk terdapat SMP swasta yang menumpang ke SMK yang masih satu yayasan dengan SMP tersebut. Terlebih sarana dan prasarana di SMK ditumpangi tak digunakan.
''SMK ditumpangi memiliki sarana dan prasarana lengkap," jelasnya.
Selain itu, ada sekolah negeri yang menumpang, walau jarang. Penyebabnya lokasi tak terjangkau jaringan internet.
''Sekolah-sekolah yang berada di pinggiran terkendala jaringan, sehingga agar lebih aman memilih menumpang," ujarnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana