RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Razia kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bojonegoro tak berhenti pada penindakan delapan pegawai yang terjaring Rabu (10/12). Satpol PP Bojonegoro memastikan operasi serupa akan digelar secara rutin demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pelaksana Harian (Plh) Kasatpol PP Kabupaten Bojonegoro Arief Nanang Sugianto, menegaskan, bahwa pihaknya tak ingin agenda kedisiplinan hanya menjadi kegiatan musiman. “Akan selalu kita laksanakan supaya kedisiplinan ASN meningkat,” ujarnya.
Arief menambahkan, razia berkala dibutuhkan untuk memastikan pelayanan masyarakat tidak terganggu. “Ini kami lakukan seiring kebutuhan layanan masyarakat yang harus tetap optimal,” jelasnya kemarin (12/12).
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Daniar Surya Adi Permana mengungkapkan, bahwa seluruh ASN yang terjaring telah dijatuhi sanksi pembinaan.
“Kami berikan sanksi dan pembinaan sesuai ketentuan,” tegasnya. Daniar berharap efek razia dan sanksi ini dapat dirasakan lebih luas oleh ASN lainnya. “Harapannya, memberikan dampak dan meningkatkan kesadaran disiplin ASN secara lebih luas,” bebernya.
Sebelumnya, pada razia Rabu (10/12), delapan ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro terjaring dan langsung didata. Tim Satpol PP dan BKPP menyisir sepanjang wilayah kota Bojonegoro. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana