RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) sekretaris daerah (sekda) Edi Susanto menambah daftar panjang kekosongan kursi kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dari sebelumnya Kepala Satpol PP, karena Heru Sugiharto tersandung kasus korupsi bantuan keuangan desa (BKD) di Kecamatan Padangan.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Hari Kristianto mengungkapkan, posisi sekretaris DPRD nantinya disi plt. "Nanti ada plt (sekretaris DPRD)," ujar Hari Kris, sapaannya.
Namun, dia tak menjawab gamblang kapan pengisian plt dilakukan. Sedangkan, kekosongan pimpinan juga terjadi di organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Yakni satuan polisi pamong praja (satpol PP).
Kepala Satpol PP Bojonegoro Heru Sugiharto tersandung kasus pidana korupsi. Hari Kris menyampaikan, untuk kursi kepala satpol PP bakal diisi oleh pelaksana harian.
Namun, belum menyebutkan detail identitas yang menjabat Plh Satpol PP Bojonegoro. "Satpol plh," bebernya.
Sebelumnya, Edi Susanto resmi menjabat Sekretaris Daerah Bojonegoro, setelah Bupati Setyo Wahono melantiknya di ruang Angling Dharma, lantai dua gedung Pemkab Bojonegoro Kamis (30/10).
Mantan Sekretaris DPRD itu diharapkan memperkuat komunikasi koordinasi antar-OPD agar program berjalan sinergi, efisien, dan tepat sasaran.
"Kami percaya beliau (Edi Susanto) bisa bijak dalam mengemban amanah," kata Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.
Menurut Bupati, Edi Susanto tepat menjadi Sekda Bojonegoro. Mantan sekretaris DPRD Bojonegoro tersebut dinilai sebagai ASN senior, berpengalaman, berintegritas, dan berdedikasi.
Dengan dilantiknya Edi Susanto, Bupati Wahono berharap, dapat meningkatkan kekompakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Bojonegoro. Untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana