RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348 akan dimeriahkan dengan berbagai rangkaian acara. Mulai dari acara kebudayaan, pendidikan, kegiatan sosial, hingga hiburan masyarakat.
Tidak hanya terbuka untuk masyarakat lokal, melainkan masyarakat luar kota juga bebas untuk datang berkunjung menikmati rangkaian acara HJB nantinya.
Ketua Panitia HJB ke-348 Arief Nanang Sugianto menyampaikan, rangkaian kegiatan HJB diawali dengan ziarah makam leluhur pada Jumat (17/10) dan Sabtu (18/10). Di antaranya, Makam Haryo Matahun, Adipati Joyonegoro, Kanjeng Sumantri, Raden Mas Bagus Lancing Kusumo, dan petilasan Prabu Angling Dharma.
Kemudian, Educamp Geopark Bojonegoro yang diikuti oleh 100 anggota Saka Pariwisata juga akan dilaksanakan pada Sabtu (18/10) dan Minggu (19/10). Dalam kegiatan ini, para peserta nantinya akan mendapatkan edukasi terkait kekayaan destinasi wisata hingga edutrip geopark Bojonegoro.
’’Tanggal 18 Oktober itu juga ada pertunjukan reog oleh komunitas Pajarebo di Kayangan Api,” terangnya. Pengenalan kesenian lokal reog pada siswa SMP/SMA Bojonegoro, yakni coaching clinic juga turut memeriahkan rangkaian acara. Tepatnya, dilaksanakan pada Minggu (19/10) pada pukul 09.00 WIB.
Kegiatan di hari yang sama, yakni pengambilan api abadi dari Kayangan Api yang diiringi oleh pelari yang membawa api abadi ke Pendopo Pemkab Bojonegoro. Dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian, dilanjutkan dengan malam tasyakuran dan penyemayaman api abadi pukul 19.00 WIB.
“Tahun ini sedikit berbeda, setiap desa diharapkan melaksanakan tasyakuran dan doa bersama di desa masing-masing. Untuk Kabupaten dilaksanakan di Pendopo Malowopati,” jelasnya.
Puncak acara HJB ke-348 akan digelar pada Senin (20/10) di Alun-Alun Bojonegoro. Upacara akan diwarnai pertunjukan kolosal yang melibatkan 348 pelaku seni, menampilkan tari dan kesenian lokal seperti Tari Sufi, Wak Tangsil, Dadak Merak, Oklik, dan Tentara Cilik.
Selesai upacara, akan dilakukan boyong museum dan peresmian Museum Rajekwesi di bekas kantor Inspektorat Bojonegoro. Selain acara seremoni, Pemkab juga menyiapkan kegiatan sosial berupa pembagian bantuan kepada pedagang kecil atau rengkek mlijo.
Hiburan rakyat pun tak kalah menarik. Denny Caknan dijadwalkan tampil di GoFun Bojonegoro pada Kamis (23/10) secara gratis. Sementara, Bojonegoro Youth Festival berlangsung pada 24-25 Oktober di GOR Utama, menampilkan berbagai lomba, pameran wirausaha muda, dan penampilan spesial Bondan Prakoso.
Rangkaian acara akan ditutup dengan kegiatan Medhayoh Night Run pada 1 November 2025. ’’Di HJB ini, kami ingin mengenalkan Kota Bojonegoro dan potensi yang ada di dalamnya,” bebernya. Adapun tema HJB ke-348 ialah Bersinergi untuk Bojonegoro Mandiri (ewi/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana