Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tren Kerja Freelance Meningkat di Bojonegoro: BPS Catat 8,94 Persen Pekerja Lepas

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 5 Juli 2025 | 20:50 WIB
FREELANCE: Para freelancer sedang fokus bekerja secara remote di EJSC Bakorwil. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
FREELANCE: Para freelancer sedang fokus bekerja secara remote di EJSC Bakorwil. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tren pekerja lepas atau akrab disebut freelancer kian menjamur, seperti halnya di Bojonegoro. Meski dengan pendapatan yang tidak pasti dan tidak terikat perusahaan. Namun, hal ini menjadi solusi menghadapi ketatnya persaingan dunia kerja.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional, pada 2024 rerata pendapatan bersih pekerja lepas atau terdata sebagai pekerja bebas di Indonesia mencapai Rp 1,58 juta per bulan.

Sementara, di Bojonegoro, jumlah pekerja bebas ini menunjukkan peningkatan. Sekitar 8,94 persen dari total pekerja di Bojonegoro.

’’Dari data yang kami rilis, pekerja bebas pada 2024 yakni 67.291 orang, dari total 752.610 pekerja di Bojonegoro,” ungkap Kepala BPS Bojonegoro Kiki Ferdiana. Hal tersebut, meningkat dari tahun sebelumnya (2023), yakni 56.636 pekerja bebas terdata.

BPS mendefinisikan pekerja bebas sebagai seseorang yang bekerja pada orang lain secara tidak tetap, atau bisa lebih dari satu majikan dalam sebulan baik di sektor pertanian dan non-pertanian.

Baca Juga: Menengok Dunia Kerja di Bojonegoro: Pengangguran Didominasi Lulusan SMA, Mayoritas Pekerja Berpendidikan Terakhir SD

Infografis jumlah pekerja freelance di Bojonegoro. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
Infografis jumlah pekerja freelance di Bojonegoro. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

Arjuna salah satu pekerja lepas asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kota mengatakan, bahwa menjadi pekerja lepas memang tidak terikat dan bisa kerja di mana saja. Meski lebih fleksibel, tapi dengan konsekuensi pendapatan tak pasti.

’’Pendapatan (bulanan) tentu tidak pasti,” ungkap pria yang bekerja di bidang jasa ilustrator itu. Meski demikian, lanjutnya, pekerja lepas bisa lebih punya waktu luang dan memiliki kemungkinan mendapat penghasilan lebih banyak.

’’Jika beruntung, seperti ada kontrak dengan brand atau perusahaan besar. Bisa sampai ratusan juta untuk sekali project,” imbuh pria 27 tahun itu.

Hal senada juga diungkapkan Ahmaddin, pria asal Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo itu mengatakan, bahwa tren pekerja lepas dirasakannya memang kian meningkat, khususnya di era digital. ’’Hal itu memang bisa menjadi solusi di tengah persaingan dunia kerja,” ungkapnya. (dan/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#dunia kerja #fleksibel #pekerja lepas #Pekerja #Perusahaan #freelancer #bojonegoro #bps #pendapatan #freelance