Tercatat 13.833 pelamar akan memperebutkan kuota 762 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Tidak menutup kemungkinan pelamat pada rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga bakal membludak.
BANYAKNYA kuota CPNS dan PPPK di Kabupaten Bojonegoro mengakibatkan diserbu pelamar dari berbagai daerah. Bahkan, dari peserta PPPK 2023 lalu, hingga CPNS 2024, sekitar 50 persen berasal dari luar kota.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Aan Syahbana menyebutkan, pada pendaftaran CPNS maupun PPPK, memang kerap diikuti pelamar dari luar daerah. Dan, hal tersebut secara aturan memang diperbolehkan.
Menurutnya, terdapat sekitar 50 persen pelamar dari luar kota. ’’Jumlahnya (pelamar) hampir seimbang, seperti CPNS kemarin, fifty-fifty,” bebernya. Diketahui, kuota CPNS Pemkab Bojonegoro sebanyak 762 formasi CPNS meliputi tenaga kesehatan 224 formasi dan teknis 538 formasi.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur BKPP Bojonegoro Prehati Danu Asmara mengatakan, basarnya kuota di Bojonegoro juga sejalan dengan jumlah pelamar, seperti pada CPNS tahun ini.
Bojonegoro menjadi salah satu pelamar dengan jumlah terbanyak, mencapai 14.473 pelamar. ’’Yang telah submit di aplikasi pendaftaran rekrutmen CPNS sekitar 13.833 pelamar,” terangnya.
Dari jumlah itu terinci 6.502 pelamar dinyatakan memenuhi syarat (MS), sisanya 884 pelamar tidak memenuhi syarat (TMS). ’’Dan, masih ada 6.447 pelamar yang dokumen administrasinya belum terverifikasi,” jelasnya.
Dia menambahkan, sesuai timeline seleksi CPNS Pemkab Bojonegoro, tahapan pengumuman hasil seleksi administrasi mulai 14 September sampai 19 September. ‘’Sementara, masa sanggah mulai tanggal 20 sampai 22 September mendatang,” terangnya.
Terpisah, Vito salah satu PPPK asal Jakarta menyampaikan, bahwa memang memilih Kabupaten Bojonegoro, yang memiliki peluang besar dalam rekrutmen PPPK tahun lalu. Terlebih, pada lulusan pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan, telah dilakukan plotting.
’’Memang saat PPG sudah ada plotting daerah mana saja, dari pilihan tersebut, saya pilih Bojonegoro,” pungkasnya. Diketahui, kuota PPPK sejumlah 4.001 formasi dengan rincian 3.178 tenaga teknis, 37 tenaga kesehatan, dan 786 tenaga pendidik atau guru. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana