BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kolam penampung air Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, tak pernah sepi warga membutuhkan air bersih. Saat truk tangki air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro tiba, warga langsung bergantian mengisi air ke dalam jeriken dan ember yang dibawa masing-masing.
’’Langsung ludes, tidak sempat ditandon. Bahkan, truk (BPBD) belum balik, airnya langsung habis,” ungkap Mulyono warga Dusun Sambongrejo, Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru. Pria yang berprofesi sebagai petani itu, mulai merasakan dampak kekeringan sejak Mei lalu.
Menurutnya, lebih dari 200 kepala keluarga (KK) di empat RT, membutuhkan air bersih setiap harinya. Serta, untuk kebutuhan minum, masak, mandi, hingga mencuci, hanya mengandalkan suplai air bersih. ’’Sebenarnya, ada air PAM, tapi rasanya asin dan tidak layak diminum. Kalau dipakai mencuci merusak pakaian,” bebernya.
Joyo warga lainnya menambahkan, meski ada sumber air PAM dari wilayah dusun tetangga, yakni Dusun Janar dan Nglumber yang disalurkan ke Dusun Sambongrejo. Namun, saat musim kemarau ini airnya berkurang. ’’Sampai saat ini masih kekurangan air bersih, tahun-tahun sebelumnya tidak sampai seperti ini,” imbuhnya.
Sementara itu, hingga 8 Agustus, BPBD Bojonegoro telah menggelontorkan 555.000 liter atau 111 tangki air bersih ke warga desa yang terdampak kekeringan. Adapun jumlah desa yang sudah mengajukan bantuan yakni 15 desa di 9 kecamatan dari 132 desa di 24 kecamatan.
’’Disalurkan setiap 3-4 hari sekali dengan tiap tangki berisi 5 ribu liter,” ungkap Kalaksa BPBD Laela Nor Aeny. Ia menambahkan, meskipun setiap permintaan air bersih bisa dipenuhi, pihaknya berharap pada warga untuk menggunakan air bantuan tersebut secara efisien.
Menurutnya, rerata desa yang mengalami kesulitan air bersih memang disebabkan sumber mata air kering. Desa-desa tersebut meliputi, Desa Nglumber, Bumirejo, Kepoh, di Kecamatan Kepohbaru. Desa Bakulan, Kecamatan Temayan, dan Desa Donan Kecamatan Purwosari.
Kemudian, Desa Sumberharjo, Margoagung, Desa Deru, Kecamatan Sumberrejo. Lalu, Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo. Desa Panunggalan dan Siwalan, Kecamatan Sugihwaras. Desa Sumberjokidul, Kecamatan Sukosewu. Desa Kolong dan Butoh, Kecamatan Ngasem, dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Ngasem. (dan/bgs)
Editor : Hakam Alghivari