Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pencairan DD Tersisa Desa Talok Kecamatan Kalitidu Pemdes Setempat Menghambat Pencairan Anggaran dari APBN

Hakam Alghivari • Jumat, 29 Desember 2023 | 21:06 WIB
Ilustrasi Pagu Dana Desa  (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi Pagu Dana Desa (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pencairan Dana Desa (DD) tahap tiga tahun ini menyisakan desa Talok,Kecamatan Kalitidu. Diduga karena polemik internal pemdes setempat yang menghambat pencairan anggaran dari APBN itu 

Tentu, sangat merugikan warga Desa Talok, Kecamatan Kalitidu karena menghambat pembangunan di desa setempat. Selain itu, menjadi catatan pemerintah pusat, karena npenyerapan DD di Bojonegoro tidak tembus 100 persen.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bojonegoro Machmuddin mengatakan, batas akhir penyaluran DD tahap tiga sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 2023 pada Jumat (22/12). 

Sampai batas akhir itu,masih terdapat satu desa di Bojonegoro belum mencairkan DD tahap tiga.Yakni, Desa Talok, Kecamatan Kalitidu.

Untuk 418 desa lainnya sudah dilakukan pencairan semua. ‘’Untuk penyebab belum tersalurkannya DD Desa Talok,bisa ditanyakan langsung kepada desa atau kecamatannya,’’ujarnya.

Sebanyak Rp 707 juta anggaran DD di Bojonegoro belum tersalurkan. Pagu anggaran belanja DD di Bojonegoro 2023 ini total sebesar Rp 407 miliar. Berdasar data terakhir, realisasi penyaluran baru mencapai Rp 406 miliar.

Tepatnya, baru 99,83 persen. Padahal, pergantian tahun 2024 tinggal hitungan hari.

Waktu pencairan DD tahap tiga juga telah berakhir pada Jumat (22/12) pukul 23.59.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Bojonegoro Teguh Ratno Sukarno mengatakan, pagu DD di Bojonegoro sebesar Rp 407  miliar, untuk realisasi per22 Desember 2023 sebesarRp 406 miliar. Setara dengan 99,83 persen.

‘’Pagu DD di wilayah kerja  KPPN Tipe A2 Bojonegoro sebesar Rp 826,63 miliar Terbagi atas, pagu DD Kabupaten Bojonegoro sebesar Rp 407,13 miliar. Dan, pagu DD Kabupaten Lamongan sebesar Rp419,49 miliar,’’ paparnya. Berdasar data KPPN Tipe A2 Bojonegoro, realisasi penyerapan DD Kabupaten Bojonegoro lebih rendah dibanding Kabu paten Lamongan.

Realisasi penyerapan DD Kabupaten Lamongan hingga 22 Desember 2023 telah mencapai 100 persen. Namun, di Kabupaten Bojonegoro baru 99,83 persen.

Penyaluran DD terdapat beberapa tahapan. Di antaranya, untuk desa mandiri pencairan tahap satudisalurkan sebesar 60persen. Kemudian, tahap dua sebesar 40 persen.Sedangkan, untuk desa nonmandiri penyaluran dilakukan dalam tiga tahap. Yakni, tahap satu dan tahap dua masing-masing 40 persen, dan 20 persen padatahap tiga. (ewi/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#kecamatan #kalitidu #DD #apbn #Desa #Pencairan #internal #Anggaran #bojonegoro #Pemdes #Talok #polemik #Menghambat