Sebanyak 1.350 orang dari kloter 20, 21, dan 22 telah berangkat lebih awal. Disusul sebanyak 445 jemaah haji kloter 23 sampai di Madinah Sabtu (3/6).
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Bojonegoro M. Abdulloh Hafidz mengatakan, sempat ada beberapa jemaah haji yang sakit. Sehingga tidak bisa berangkat bersama jemaah lainnya sesuai jadwal.
Setelah dilakukan pengobatan di Surabaya dan dipastikan sehat. Jemaah sakit tersebut berangkat menyusul. Sudah diobati hingga sembuh. Juga, sudah berangkat ke Madinah, ujarnya Senin (5/6).
Selain karena sakit, menurut Hafid, beberapa jemaah haji Bojonegoro juga sempat tertahan di Asrama Haji Surabaya, karena belum adanya visa. Sehingga diberangkatkan bersama kloter 28, yakni Minggu (4/6). ':Semua dapat dipastikan berangkat dengan keadaan baik-baik saja,'' lanjutnya.
Hafidz memastikan semua jemaah haji Bojonegoro sudah sampai di Madinah dengan selamat. Tidak ada tersisa. Pihak keluarga tidak perlu khawatir mengenai keselamatan para jemaah telah berangkat.
Adapun, saat ini Kantor Kemenag masih memproses tambahan kuota 68 calon jemaah haji. (ewi/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto