Semangka telah dipanen dijual dan dilapak di samping area persawahan dekat Jalan Raya Bojonegoro-Cepu. Tentu, menarik bagi pengendara lalu lalang arus mudik melewati jalan nasional berhenti dan mencicipi.
Buah semangka Sumengko ini punya ciri khas warna. ‘’Juga ukuran besar sekitar 4-5 kilogram,” tutur Candra salah satu pembeli kemarin (30/4).
Faham Priwanto, petani semangka Dusun Clangap, Desa Sumengko mengatakan, mulai hari pertama Lebaran sudah banyak pedagang berdatangan memborong. Sekitar 42 ton semangka dipanen mulai Lebaran lalu, semakin meningkatnya jumlah pemudik melewati jalan nasional, membuat semangka semakin laris.
Menurut Faham, saat musim panen, padagang menempati lapak di area Jalan Raya Bojonegoro-Cepu meraup omzet belasan juta per hari. Meski sebagian besar pemilik kebun semangka warga luar Bojonegoro yang menyewa lahan untuk ditanami semangka. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto