Terdapat sekitar 50 pekerjaan di SDN melalui lelang dari 102 proyek bersumber APBD. Anggaran perbaikan sekolah melalui lelang rerata Rp 300 juta hingga Rp 400 juta. Total anggaran pekerjaan bersumber APBD mencapai Rp 31 miliar.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Suyanto mengatakan, perbaikan belum selesai disebabkan waktu pengejaan singkat dari lelang selesai. Terhitung lelang usai hingga target selesai besok (29/12) hanya sekitar dua bulan. Penantanganan kontrak penemang lelang dilakukan awal November.
Menurut Suyanto, perbaikan proyek lainnya sudah selesai. Juga menyisakan finishing di beberapa pekerjaan. Namun dipastikan selesai sebelum tahun ini berakhir. ‘’Kendala waktu mepet,’’ ujarnya.
Tahun ini terdapat 188 pekerjaan perbaikan ruang sekolah. Juga 87 madrasah mendapat hibah dana untuk perbaikan ruang sekolah. Mulai dari dana alokasi khusus (DAK) maupun APBD (non-DAK).
Sekolah mendapat perbaikan dari DAK sejumlah 86 pekerjaan, terdiri dari 70 SD dan 16 SMP. Sedangkan mendapat perbaikan dari APBD atau non-DAK sebanyak 102 pekerjaan. Terbagi 92 SD dan 10 SMP. Selain itu, hibah uang kepada satuan pendidikan di bawah Kementrian Agama 87 lembaga.
Total anggaran DAK semua jenjang sekitar Rp 18 miliar, kemudian APBD atau nok-DAK Rp 31 miliar, dan anggaran hibah sebesar Rp 14 miliar. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto