Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Polisi Buru Orang Tua Bayi

M. Yusuf Purwanto • Rabu, 28 September 2022 | 17:46 WIB
SEHAT: Kapolsek menggendong bayi yang ditemukan warga Desa Sumberarum. (Istimewa For RDR.BJN)
SEHAT: Kapolsek menggendong bayi yang ditemukan warga Desa Sumberarum. (Istimewa For RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Kepolisian masih memburu orang tua atau pelaku pembuangan bayi di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander. Bidan-bidan bisa melapor ke kepolisian terkait data warganya yang hamil. Saat ini bayi perempuan dengan kondisi sehat tersebut berada di Puskesmas Dander.

 

Kapolsek Dander AKP Jadmiko mengatakan, sedang menyelidiki lebih lanjut terkait siapa ibu yang membuang bayi tersebut. Ketika masyarakat memiliki petunjuk bisa disampaikan ke kepolisian. “Kami sedang memeriksa para saksi,” ungkapnya kemarin (27/9).

 

Jadmiko menjelaskan, bayi perempuan tersebut ditemukan warga Desa Sumberarum sekitar pukul 21.30 Senin (29/9). Hartono, 50, warga yang menemukan bayi di pekarangan rumah Wiwik, tetangganya.

 

Kronologi bermula saat Surati, 45, istri Hartono, mendengar tangisan bayi. Bergegas memberitahu suaminya. Kebetulan Rona Ela, 20, anaknya pulang bekerja saat akan mandi mendengar suara bayi menangis. Merasa penasaran, Rona mengajak ayahnya mengecek sumber tangisan. Ternyata, suara tangisan dari bayi tergeletak di bawah pohon kelor.

 

Kondisi bayi dengan selimut oranye di pekarangan rumah Wiwik. Bergegas Hartono melapor ke ketua RW dan RT. Diteruskan ke Kepala Desa Sugeng. Kades membawa bayi ke depan rumah Tamsir agar tidak kedinginan. Lalu dibawa ke Puskesmas Dander untuk mendapat perawatan medis. Selanjutnya kades melapor ke Polsek Dander.

 

Bayi ditemukan dengan tali pusar sudah terpotong pendek. Bayi perempuan itu dengan berat 2,7 kilogram. Panjang 47 sentimeter (cm). Jadmiko menjelaskan, tindakan pihak puskesmas memasukkan bayi ke inkubator. Memberi injeksi vitamin K dan salep mata. Kondisi bayi sehat. “Bayi menagis kuat (ketika di puskesmas),” jelasnya. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#terungkap #Bayi Sehat #Orang Tua Bayi #bojonegoro #Perawatan Medis #Bayi