BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Satu lagi jembatan mengalami retak. Kali ini terjadi Jembatan Ngraho di Jalan Padangan-Ngawi persisnya di Desa Belimbing Gede, Kecamatan Ngraho.
Keretakan sisi utara itu diketahui Jumat (19/8) lalu. Pengendara harus berhati-hati ketika melintasi jembatan, meski kedua jalur bisa dilewati. Petugas memasang garis pembatas dan penanda agar pengendara tidak melintas di titik retakan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Bojonegoro Iptu Heru Susanto mengatakan, jembatan mengalami keretakan ketika dilakukan patroli di Jalan Bojonegoro-Ngawi. Meski terjadi keretakan arus lalu lintas masih bisa berjalan lancar dengan dua jalur. Namun pengendara harus hati-hati ketika melintas.
“Masih bisa digunakan berpapasan, namun pelan-pelan,” ungkapnya kemarin (23/8).
Temuan keretakan jembatan segera dilaporkan ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Bojonegoro agar segera ditindaklanjuti perbaikan. “Jembatan menjadi wewenang BBPJN,” jelasnya.
Sementara itu, PPK BBPJN Bojonegoro Siti Sekar Gondoarum belum bisa dikonfirmasi terkait keretakan jembatan di jalan nasional tersebut. Ketika dihubungi melalui telepon dan pesan singkat tidak menjawab.
Kehati-hatian juga terjadi di Jembatan Kedungjati Kecamatan Temayang. Jembatan penghubung Bojonegoro-Nganjuk itu segera ditutup sementara. Alasannya, akan ada perbaikan fondasi jembatan. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina marga Provinsi Jatim bakal membuatkan akses sementara dengan jembatan darurat. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto