"Alhamdulillah lancar dan sukses. Penuh ceria dan terasa merdeka bagi anak-anak, " ujar Sekretaris Yayasan Ponpes Al-Fatimah Gus Ansachul Balaya .ST.
Gus Ansachul Balaya melanjutkan, hari pertama masuk para santri baru memasuki masa pengenalan lingkungan sekolah dan pesantren. Mereka sangat antusias dan penuh ceria. Anak-anak sangat menikmatinya, apalagi mereka bertemu teman baru dari berbagai daerah. Mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan juga santri sari luar Jawa. Bahkan ada santri baru dari Sabah Malaysia .
Gus Ansachul Balaya menyampaikan rasa sukur atas pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah dan pondok pesantren bagi santri baru. Sebab saat ini telah memasuki model pembelajaran dan kurikulum baru. Yakni kurikulum merdeka seperti yang di harapkan pemerintah. di samping itu nantinya para santri baru juga akan mendapatkan materi-materi khusus pembinaan dari TNI dan Polri terkait kedisiplinan, bahaya narkoba, kepemimpinan, jurnalistik dan entrepreneurship, " kata Gus Aan yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa pasca sarjana Unesa Surabaya ini.
Tahun ini jenjang RA diikuti 20 siswa siswi baru, MI Plus diikuti 104 siswa siswi baru, jenjang SMP diikuti 245 siswi, dan SMA di ikuti 150 siswi baru.
" Jadi MATSAMA kali ini diikuti 515 santri baru di ponpes modern Al Fatimah, "kata Ketua panitia MPLS & MATSAMA Ustadz Abul Hasan Anshori, M.Pd . (*) Editor : M. Yusuf Purwanto