Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Menghidupkan Wisata Malam di Bojonegoro

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 28 Mei 2022 | 16:48 WIB
KERETA KUDA: Deretan delman di Taman Rajekwesi. Pak kusir mengajak warga berkeliling Bojonegoro. (M. NURCHOLIS/RDR.BJN)
KERETA KUDA: Deretan delman di Taman Rajekwesi. Pak kusir mengajak warga berkeliling Bojonegoro. (M. NURCHOLIS/RDR.BJN)
BOJONEGORO kini punya wisata kereta kuda. Berpusat di Taman Rajekwesi dengan berkeliling beberapa jalan protokol. Terkadang di Jembatan Sosrodilogo. Lagu anak-anak mendampingi selama naik kendaraan tradisional itu. Delman juga dihias lampu kerlap-kerlip.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin malam (27/5) tampak para kusir duduk di atas delman sembari menawarkan pengunjung di Taman Rajekwesi. Penumpang rerata keluarga membawa anak-anak. Rutenya Jalan Rajekwesi, Pattimura, Panglima Polim, Untung Suropati, dan kembali ke Taman Rajekwesi.

 

Didik salah satu kusir mengatakan, delman hiasnya mulai ada di Taman Rajekwesi sejak sebelum puasa Ramadan. Delman mampu mengangkut tujuh penumpang sekaligus. Sehingga pas untuk keluarga.

 

“Semalam bisa empat kali putaran, tergantung ramai tidaknya pengunjung penumpang,” jelasnya ditemui di Taman Rajekwesi.

 

Samsuri kusir delman lainnya mengatakan, ketika pagi biasa mengangkut penumpang di Pasar Kota. Berlanjut ketika malam mengkal di Taman Rajekwesi. Awalnya hanya dua delman, kini semakin bertambah. Ketika malam minggu terdapat sekitar 8 hingga 9 delman. Tentu ketika pengunjung Taman Rajekwesi ramai.

“Selain di taman biasanya berada di barat Jembatan Sosrodilogo,” terangnya.

 

Bagi para kusir mangkal kala malam bukan sekadar wisata. Tapi, mereka sepakat agar kendaraan tradisional ini tetap melegenda dan tak hilang. Padahal, kereta kuda dulu menjadi kendaraan para bangsawan. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#bupati bojonegoro #anna mu’awanah #bojonegoro #Kereta Kuda