Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Siapkan Jembatan Baureno-Plumpang

M. Yusuf Purwanto • Selasa, 12 April 2022 | 17:04 WIB
DIBONGKAR: Alat berat masih membongkar konstruksi Jembatan Ngaglik I yang ambles Selasa (29/3). (M. GAMAL AYATULLAH/RDR.LMG)
DIBONGKAR: Alat berat masih membongkar konstruksi Jembatan Ngaglik I yang ambles Selasa (29/3). (M. GAMAL AYATULLAH/RDR.LMG)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Dua megaproyek tengah disiapkan. Pembangunan jembatan penghubung Baureno-Plumpang Tuban dan pembangunan jembatan layang atau flyover Proliman Kapas. Tahun ini tengah dalam proses studi kelayakan. Rencananya pembangunan dilaksanakan pada 2024 mendatang.

 

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro Anwar Mukhtadho menjelaskan, tahapan pembangunan dua megaproyek itu masih panjang. Tahun ini masih tahap studi kelayakan. Tahun depan baru dilakukan DED dan review desain.

 

‘’Kemungkinan dibangun pada 2024 mendatang,’’ ujarnya kemarin.

 

Tadho menjelaskan, rencana pembangunan jembatan Baureno-Plumpang Tuban ada sejak tahun lalu. Itu seiring dibangunnya Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT). Sebab, akses jalan Baureno ke Plumpang juga tidak ada. Masyarakat menggunakan sarana penyeberangan perahu.

 

Selain jembatan Baureno-Plumpang, pemkab juga bakal membangun Flyover Proliman. Rencana membangun flyover itu sudah lama terdengar. Yakni, sejak 8 tahun silam. Tahun ini pemkab bakal menyeriusi rencana itu dengan melakukan studi kelayakan. ‘’Desainnya dinas teknis yang tahu. Tapi itu masih tahun depan,’’ jelasnya.

 

Flyover itu nantinya akan tersambung ke jalur Proliman-Tanjungharjo-Ngumpakdalem-Ngujo. Itu sangat berpotensi mengurangi kemacetan kawasan perkotaan. Sebab, kendaraan besar yang akan melintas ke barat tidak perlu masuk kota. ‘’Saya sangat setuju kalau ada flyover itu. Sebab, itu titik kemacetan,’’ ujar Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto.

 

Sukur menjelaskan, pada jam-jam tertentu sejumlah jalan mengalami kemacetan parah. Sehingga, diperlukan solusi. Salah satunya membuatkan jalur alternatif. ‘’Nantinya flyover itu akan terhubung jalur ring road,’’ jelasnya.

 

Flyover itu akan terhubung jalur lingkar atau ring road. Yakni, Proliman-Tanjungharjo-Ngumpakdalem-Ngujo. Jika jalur itu terbuka, akses akan semakin bagus. Arus kendaraan besar yang masuk kota akan berkurang. ‘’Flyover Jetak juga perlu dibangun,’’ jelasnya.

 

Terkait dengan jembatan Baureno-Plumpang, pihaknya juga setuju. Sebab,warga di kawasan itu membutuhkan sarana transportasi yang aman.

 

‘’Kalau jembatan Baureno-Plumpang saat ini sudah tahap studi kelayanan,’’ jelasnya. (zim/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#bupati bojonegoro #Mega Proyek #anna mu’awanah #bojonegoro