Kepala SMAN 2 Bojonegoro Rokhani Cahyaning mengatakan, siswa akan menjalani USP minggu depan, tepatnya 14-26 Maret. Berlangsung secara daring di sekolah, meski sebenarnya baru saja menjalani EHB BKS minggu ini.
Terkait pelaksanaan EHB BKS, Rokhani mengaku pelaksanaannya berlangsung lancar tanpa kendala. Semua siswa bisa mengikuti ujian. Namun, terdapat perbedaan dari tahun lalu. Hasil EHB BKS bisa langsung diketahui. “Hasilnya nilai siswa rerata meningkat dibanding tahun lalu,” klaimnya.
Kasi SMA PK dan PLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Maskun mengatakan, pelaksanaan USP berlangsung secara daring di sekolah menggunakan smartphone maupun komputer. Hasil USP digunakan nilai rapor siswa. “Berbeda dari EHB BKS, USP untuk nilai rapor,” ujarnya.
Kasi SMK Cabdisdik Agung Prijono mengatakan penyelenggaraan USP SMK berbeda dengan SMA. USP SMK baru berlangsung minggu ketiga April mendatang. Dipastikan tidak ada perbedaan dari segi pelaksanaan tahun lalu.
Agung menjelaskan, USP untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. Dilakukan sesuai kurikulum digunakan satuan pendidikan. Tidak ada persiapan khusus dilakukan siswa. Namun, siswa perlu mempelajari ulang materi diberikan para guru. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto