BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Sepuluh pendidik merangkap jabatan kepala sekolah (Kasek) di SMA dan SMK. Kasek tersebut merangkap sebagai pelaksana tugas (Plt) seiring banyak kepala sekolah purnatugas. Sedangkan pengisian masih menunggu dari Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur.
Namun dipastikan Kasek yang merangkap mampu bekerja maksimal. Sebab, penentuannya dengan berbagai pertimbangan. Juga telah dilakukan pembekalan.
Kepala SMKN Ngasem Agus Suprapto mengatakan, sejak awal tahun ini ditugaskan menjadi Plt Kepala SMKN Sugihwaras. Memimpin dua sekolah menjadi tanggung jawab besar. Terlebih dua sekolah berjarak cukup jauh. “Harus membagi waktu di dua sekolah,” ungkapnya kemarin.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Bojonegoro Suyono mengatakan, terdapat tujuh kepala SMK merangkap menjadi Plt sekolah lain. Termasuk dirinya juga merangkap. Selain menjabat kepala SMKN 4 Bojonegoro, juga menjadi Plt kepala SMKN 2 Bojonegoro.
“Bertekad menjadikan kedua SMK terbaik dengan prestasi membanggakan,” terangnya.
Suyono mengaku ini kali ketiga merangkap jabatan kepala SMK dan Plt. Sebelumnya menjadi Plt Kepala SMKN Sugihwaras. Sehingga sudah terbiasa membagi waktu di dua sekolah. Banyaknya kepala sekolah merangkap karena terdapat yang sudah purnatugas.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Adi Prayitno mengatakan, terdapat 10 kepala sekolah merangkap Plt. Terdiri dari tujuh kepala SMK dan tiga kepala SMA.
Adi menjelaskan, adanya Plt kepala sekolah karena posisi kepala SMA dan SMK banyak kosong. Sehingga perlu diisi Plt, sampai ada pengisian dari Disdik Jatim. Terlebih tidak bisa diisi langsung. “Sebab terdapat proses penentuan dari provinsi,” ungkap pria merangkap Plt Kapala Cabdisdik Mojokerto itu.
Adi memastikan, para Plt kepala sekolah mampu bekerja maksimal. Karena sudah dilakukan pembekalan. Sehingga mampu membagi waktu dengan baik ketika bertugas di dua sekolah. “Di lembaga tidak bekerja sendiri, ada wakil kepala sekolah dan guru,” ujarnya.
Kepala sekolah merangkap Plt sudah dipertimbangkan dengan berbagai aspek. Seperti masa bakti, pengalaman, hingga perstasi. (irv)
Editor : M. Yusuf Purwanto