Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Gedung Ekraf Harus Ramah Seniman

Bachtiar Febrianto • Kamis, 23 Desember 2021 | 20:59 WIB
Gedung Ekraf Harus Ramah Seniman
Gedung Ekraf Harus Ramah Seniman

TUBAN, Radar Tuban – Rencana perombakan Gedung Budaya Loka sebagai Creative Center atau gedung Ekonomi Kreatif (ekraf) mendapat apresiasi dan sambutan dari para pelaku seni Bumi Ronggolawe. Para pelaku seni tersebut hanya berharap perombakan gedung di kawasan kota itu ramah seniman dan mampu menampung semua aliran seni untuk berkreativitas sesuai bidangnya masing-masing. Ketua Dewan Kesenian (DKT) Tuban Joko Wahono mengatakan sudah saatnya Tuban me miliki gedung kesenian sendiri. Mengingat jumlah seniman di Tuban yang mencapai ribuan orang. Sementara belum ada wadah atau media mereka untuk berkreativitas. Sehingga dia berharap, perombakan gedung Budaya Loka tidak sebatas wacana. Namun juga harus direalisasikan. ‘’Semoga memang benar akan di fungsikan sebagai art center, bukan sebatas renovasi gedung saja,’’ harap dia. 


Perupa senior di Tuban ini me ngatakan idealnya art center menampung semua aliran seni. Seperti menyediakan panggung untuk seni pertunjukan dan menyediakan tempat instalasi seni rupa. Selama ini gedung Budaya Loka hanya layak difungsikan untuk seni pertunjukan seperti teater. Itupun harus dengan usaha keras untuk merenovasi ruangan agar lebih kedap suara dan layak dipertontonkan. ‘’Harapannya gedung baru harus bisa menampung semua aliran seni,’’ ujarnya. Seniman outsider art ini mengatakan tantangan lain dalam merombak Budaya Loka adalah lahan parkir. Gedung tersebut selama ini minim lahan parkir. Bahkan untuk menampung sepeda motor saja jumlahnya tak bisa lebih dari 100 sepeda motor. Sehingga hal ini akan mempersulit sejumlah peng guna gedung saat akan meng hadirkan keramaian. ‘’Harus dipikirkan lahan parkirnya karena selama ini persoalan parkir itu sering mempersulit pengguna gedung,’’ kata dia. 


Tidak hanya Gedung Budaya Loka, seputaran Bundaran Sle ko juga diproyeksikan untuk menunjang kreativitas masyarakat Tuban. Seperti yang disampaikan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky di sejumlah acara, Bundaran Sleko didesain untuk bisa menampung kreativitas dan sebagai panggung hiburan terbuka para seniman Tuban. Nantinya antara Gedung Budaya Loka dan Bundaran Sleko diproyeksikan menjadi salah satu titik pusat kreativitas masyarakat. Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Tuban Tri Astuti mengatakan pada kunjungannya ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemen pare kraf ), pihaknya menyampaikan sejumlah poin penting dalam menghidupkan Ekraf di Tuban. Salah satunya rencana Pemkab Tuban membangun Tuban Creative Center dengan me revitalisasi Gedung Budaya Loka. ‘’Nantinya Gedung Budaya Loka akan difungsikan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya serta wadah pengembangan Ekraf,’’ kata dia. 

Editor : Bachtiar Febrianto
#seniman