RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM — Kinerja pendapatan asli daerah (PAD) yang dikelola Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora menunjukkan tren positif. Hingga akhir semester pertama tahun ini, seluruh sumber pendapatan yang menjadi kewenangan dinas tersebut telah melampaui 50 persen dari target tahunan.
Berdasarkan data hingga Juni, total realisasi PAD mencapai sekitar Rp 700 juta atau 50,32 persen dari target sebesar Rp 1,405 miliar. Capaian itu ditopang empat sektor pendapatan, yakni retribusi parkir di tepi jalan umum, Rusunawa, terminal, serta penyewaan kios di kawasan terminal.
Kepala Dinrumkimhub Blora Pujiariyanto mengatakan, capaian tersebut menjadi modal penting untuk mengejar target hingga akhir tahun. Menurutnya, seluruh sektor pendapatan menunjukkan tren yang sesuai dengan proyeksi.
Baca Juga: Optimistis Bulan Ini Capai 50 Persen, Dinrumkimhub Blora Kejar Target Retribusi Parkir
"Seluruh pos pendapatan sudah melewati separo target pada semester pertama. Kalau kinerja ini bisa dipertahankan, kami optimistis target PAD tahun ini bukan hanya tercapai, tetapi berpeluang terlampaui," ujarnya.
Dari empat sektor tersebut, retribusi parkir di tepi jalan umum masih menjadi penyumbang terbesar. Dari target Rp 1,23 miliar, hingga akhir Juni telah terealisasi Rp 613 juta atau sekitar 50,3 persen.
Sementara itu, pendapatan dari penyewaan Rusunawa mencapai Rp 43,9 juta atau 51,05 persen dari target Rp 86,1 juta. Retribusi penyediaan fasilitas pertokoan di terminal juga telah menyentuh Rp 36,2 juta atau 50,38 persen dari target Rp 72 juta.
Adapun retribusi pelayanan tempat khusus parkir di terminal mencatat realisasi Rp 13,2 juta atau 51,98 persen dari target Rp25,5 juta.
Baca Juga: Di Blora Hanya Tersisa 74 Angkutan Umum, Dinrumkimhub Sebut Jauh Dari Ideal
Puji menjelaskan, Dinrumkimhub Blora mengelola empat terminal tipe C yang berada di Randublatung, Ngawen, Kunduran, dan Todanan. Selain melayani aktivitas transportasi masyarakat, terminal-terminal tersebut turut menjadi penyumbang PAD melalui retribusi dan penyewaan kios.
Dia menambahkan, evaluasi terhadap setiap sektor pendapatan akan terus dilakukan agar capaian yang telah diraih pada semester pertama tetap terjaga hingga akhir tahun.
"Kami akan terus mengoptimalkan potensi yang ada sekaligus memperkuat pengawasan di lapangan agar realisasi pendapatan tetap sesuai target yang telah ditetapkan," pungkasnya. (ozi/ind)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah