Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dorong Peningkatkan Omzet PDAM, Pemkab Blora Studi Tiru ke Boyolali

Rahul Oscarra Duta • Rabu, 24 Juni 2026 | 20:22 WIB
STUDI TIRU: Wakil Bupati Blora Sri Setyorini memimpin rombongan melakukan studi tiru ke Perumda Air Minum Tirta Ampera Kabupaten Boyolali. (IST./RDR.BJN)
STUDI TIRU: Wakil Bupati Blora Sri Setyorini memimpin rombongan melakukan studi tiru ke Perumda Air Minum Tirta Ampera Kabupaten Boyolali. (IST./RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Keberhasilan Perumda Air Minum Tirta Ampera Kabupaten Boyolali mencatat omzet hampir Rp 70 miliar per tahun, membuat Pemkab Blora tertarik belajar lebih dalam.

Melalui kegiatan studi tiru, jajaran Pemkab Blora menggali berbagai strategi pengelolaan perusahaan daerah air minum, yang dinilai sukses meningkatkan pelayanan sekaligus menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).

Kunjungan yang berlangsung di Kantor Bupati Boyolali, Selasa (23/6), dipimpin Wakil Bupati Blora Sri Setyorini. Rombongan diterima langsung Bupati Boyolali Agus Irawan bersama jajaran manajemen Perumda Air Minum Tirta Ampera.

Sri Setyorini mengatakan, studi tiru dilakukan untuk memperkuat tata kelola Perumda Air Minum Tirta Amerta Blora. Tidak hanya dari sisi teknis pengolahan air, tetapi juga manajemen perusahaan, pelayanan pelanggan, hingga kontribusi terhadap PAD.

‘’PDAM Blora harus terus belajar. Kemarin kami belajar pengolahan air ke Jombang, sekarang belajar pengelolaan perusahaan ke Boyolali,” ujarnya.

Baca Juga: Desa Sumurboto Blora Dibidik Jadi Kampung Bebas dari Narkoba Terbaik di Jawa Tengah. 

Menurutnya, Boyolali dipilih karena memiliki berbagai capaian positif dalam pengelolaan perusahaan daerah. Selain mampu menjaga kinerja keuangan tetap sehat, perusahaan tersebut juga dikenal aktif melakukan inovasi, terutama dalam pelayanan berbasis digital.

‘’Kami ingin belajar bagaimana PDAM Boyolali menjadi perusahaan yang andal dan akhirnya mampu memberikan PAD bagi daerah,” tambahnya.

Bupati Boyolali Agus Irawan menyambut baik kunjungan tersebut. Dia menegaskan bahwa pelayanan air bersih menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus ditingkatkan kualitasnya.

Karena itu, pihaknya mendorong Perumda Air Minum Tirta Ampera untuk terus berinovasi, baik dalam pelayanan, pengembangan sumber daya manusia, maupun tata kelola perusahaan.

‘’Kami dorong Tirta Ampera terus berpikir dan berinovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali Iwan Marwanto menjelaskan, kepuasan pelanggan menjadi fokus utama perusahaan. Menurutnya, pelayanan yang baik akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat dan kinerja perusahaan.

Saat ini Perumda Air Minum Tirta Ampera memiliki lebih dari 70 ribu pelanggan dengan sekitar 58 ribu pelanggan aktif. ‘’Tahun lalu, perusahaan tersebut membukukan pendapatan hampir Rp 70 miliar dengan laba bersih sekitar Rp 7 miliar. Selain itu, perusahaan juga mampu memberikan dividen yang cukup signifikan kepada Pemerintah Kabupaten Boyolali,” ujarnya. (hul/ind)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#PDAM #boyolali #omzet #blora #pad