RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Mesin politik DPC PDIP Blora mulai dipanaskan. Sebanyak 20 persen Pengurus Anak Cabang (PAC) diganti dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak.
Langkah itu menjadi bagian penyegaran struktur partai sekaligus memperkuat barisan menuju target besar merebut kursi Ketua DPRD Blora yang saat ini dikuasai PKB. Ketua DPC PDIP Blora Andika Nugraha menyebut, komposisi kepengurusan baru didominasi wajah lama dan sebagian kader anyar.
“Sekitar 15 sampai 20 persen pengurus baru di tingkat kecamatan. Masa jabatan sampai 2030,” ujarnya usai Musancab di GOR Mustika Blora.
Menurutnya, usai pembenahan struktur PAC, PDIP bakal melanjutkan konsolidasi hingga tingkat desa dan anak ranting. Penguatan akar rumput dinilai penting agar slogan partai wong cilik benar-benar berjalan.
Baca Juga: Isu Pilkada Dipilih DPRD, KPU Blora Masih Tunggu Regulasi
“Kita belum fokus Pilkada 2029. Sekarang fokusnya pembentukan sampai anak ranting, target Juni selesai,” katanya.
Musancab yang diikuti sekitar 1.200 kader dari 16 kecamatan itu disebut menjadi bukti soliditas internal partai banteng moncong putih di Blora. DPP hingga DPD PDIP Jawa Tengah, kata Andika, memberi mandat agar seluruh kader menjaga harmonisasi dan menghindari konflik internal.
“Semua harus harmonis, tidak boleh kisruh. Alhamdulillah Musancab berjalan lancar,” terangnya.
PDIP juga mulai membuka ruang regenerasi kader muda di tengah dinamika politik dan derasnya arus informasi digital. Partai menilai generasi muda perlu memahami sistem demokrasi agar tidak mudah terpengaruh disinformasi.
“Kami siap menerima anak muda Blora yang ingin belajar politik dan memahami demokrasi secara utuh,” tandasnya. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana