RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penyaluran dana desa (DD) di Kabupaten Blora menjelang triwulan kedua masih terbatas. Dari total alokasi Rp 87,4 miliar, realisasi pencairan baru sekitar Rp 9,88 miliar.
“Nilai itu berasal dari desa yang sudah lolos verifikasi administrasi,” ujar Kepala Bidang Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa DPMD Blora Suwiji.
Penyaluran tahap pertama dilakukan bertahap dalam beberapa gelombang. Pada gelombang pertama dan kedua, masing-masing 35 desa telah menerima pencairan. Sementara itu, gelombang ketiga yang mencakup sekitar 50 desa masih dalam proses.
“Kami lakukan bertahap sesuai kesiapan administrasi desa,” katanya.
Sebelumnya, pengajuan pencairan diajukan oleh 155 desa dari total 271 desa di Blora. Namun, tidak semua berkas dinyatakan lengkap sehingga banyak yang dikembalikan. “Sebagian berkas belum memenuhi syarat, jadi harus dilengkapi dulu,” jelasnya.
Baca Juga: 369 Kursi Perangkat Desa di Blora Kosong, Pemangkasan DD Jadi Penghambat
Pemkab Blora terus mendorong percepatan penyaluran agar program pembangunan desa tidak terhambat. Skema penyaluran juga dibedakan berdasarkan status desa. Desa mandiri menerima 60 persen pagu di tahap awal, sedangkan desa maju dan berkembang sebesar 40 persen. “Pembagian ini menyesuaikan status desa masing-masing,” terangnya.
Sejumlah desa mandiri menerima alokasi awal tertinggi hingga Rp 224 juta per desa. Sementara desa maju dan berkembang memperoleh sekitar Rp 121 juta hingga Rp 149 juta. “Nilainya disesuaikan dengan klasifikasi desa,” ujarnya.
Dalam dua tahun terakhir, pengajuan dana desa telah beralih ke sistem digital. Desa cukup menyerahkan dokumen ke kecamatan untuk diverifikasi dan diunggah secara daring. “Sistem ini membuat proses lebih cepat dan transparan,” katanya.
Total dana desa tahun 2026 di Blora tercatat Rp 87,40 miliar, turun sekitar 65 persen dibanding tahun sebelumnya. “Kami berharap desa segera melengkapi berkas agar pencairan bisa dipercepat dan pembangunan tetap berjalan,” tandasnya. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana