Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

369 Kursi Perangkat Desa di Blora Kosong, Pemangkasan DD Jadi Penghambat

A
Penulis: Achmad Syaeroyzi❯
TERKENDALA ANGGARAN: Dinas PMD belum bisa memastikan waktu dimulainya pengisian 369 perangkat desa yang kosong karena keterbatasan anggaran.
TERKENDALA ANGGARAN: Dinas PMD belum bisa memastikan waktu dimulainya pengisian 369 perangkat desa yang kosong karena keterbatasan anggaran.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ratusan kursi perangkat desa Kabupaten Blora mengalami kekosongan. Pemangkasan besaran dana desa (DD) tahun ini yang cukup signifikan menjadi faktor penghambat pengisian tersebut.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora Wahyu Triatmoko mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan pengisian perangkat desa tahun ini. Sampai saat ini terdapat 369 jabatan perangkat desa yang kosong.

"Mulai dari Sekdes ada 17, Kasi 125, Kaur 103, dan Kasun 124. Kalau ditambah kekosongan Kades menjadi 379, karena ada 10 jabatan kades yang kosong," terangnya.

Advertisement

Lebih lanjut, ia menjelaskan, kekosongan tersebut mayoritas disebabkan aparatur desa yang memasuki masa pensiun serta meninggal dunia.

Ilustrasi jabatan perades kosong di Blora (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi jabatan perades kosong di Blora (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

"Pengisian perangkat desa belum dipastikan di tahun anggaran 2026, hal itu dipicu oleh keterbatasan kemampuan keuangan daerah, terutama terkait pembiayaan penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa," ujarnya.

Advertisement

Selain itu, Wahyu mengatakan, kemampuan fiskal daerah di dua tahun terakhir mengalami penurunan, sehingga memperparah kondisi tersebut. Termasuk menurunnya alokasi DD di Kabupaten Blora tahun ino.

"Untuk saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut terkait proses pengisian dan penjaringan perangkat desa. Pengisian tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, namun masih menunggu kondisi anggaran yang lebih memungkinkan," katanya. (ozi/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

KPPN Bojonegoro: DD Rp 56,3 Miliar dari Total Anggaran Rp 137,1 Miliar Belum Salur

KPPN Bojonegoro: DD Rp 56,3 Miliar dari Total Anggaran Rp 137,1 Miliar Belum Salur

Menurut dia, sejumlah desa mengaku masih belum mengajukan pencairan DD tahap dua, alasannya masih menyelesaikan pengerjaan tahap satu. Ada juga yang sudah proses pengajuan pencairan.

223 Desa di Bojonegoro Belum Ajukan Pencairan DD

223 Desa di Bojonegoro Belum Ajukan Pencairan DD

Penyaluran Dana Desa (DD) tahap II di Bojonegoro masih berjalan. Hingga Jumat (24/7), baru 130 desa yang berhasil mencairkan anggaran, sementara 223 desa lainnya belum mengajukan pencairan.

Program Pembangunan Desa di Bojonegoro Berpeluang Molor

Program Pembangunan Desa di Bojonegoro Berpeluang Molor

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro Djoko Lukito mengatakan, ada lima desa belum mencairkan DD tahap satu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer