RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Blora memberikan perhatian terhadap krisis SDM di lingkungan Pemkab Blora.
Terutama pada jabatan struktural mulai tingkat kecamatan hingga kabupaten, karena banyak yang masih kosong, disebabkan banyak aparatur sipil negara (ASN) pensiun.
"Di Pemkab Blora jumlah yang pensiun tiap tahunnya ada 700 ASN," terang Kepala BKPSDM Blora Heru Eko Wiyono.
Menurutnya, menjadi dilema tersendiri bagi Pemkab Blora. Sebab, diakuinya, analisis beban kerja (ABK) ASN di lingkungan Pemkab Bora kurang ideal. Bersarkan penilaiannya, idealnya jumlahnya 14.000 ASN, tapi tahun ini hanya tersisa 12.367 ASN. Jumlah tersebut sudah ditambah dari rekrutmen baru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
"Di Bulan April mendatang ada 60 orang. Kemudian waktu dekat untuk bulan Maret ada beberapa dinas, termasuk Sekretaris Daerah, Kepala Baperida, Camat Kunduran, dan Sekcam Bogorejo," ujarnya.
Ia menambahkan, wilayah selatan Blora sebenarnya menjadi perhatian, karena tahun ini ada beberapa yang masa jabatannya sudah habis.
"Wilayah selatan Blora masa jabatannya sudah habis, jadi banyak yang kosong, seperti di Kecamatan Kradenan jumlah ASN struktural tinggal 3 kurang 4," pungkasnya. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana